Profil Nikola Tesla, Ilmuwan dengan Banyak Penemuan Futuristik
Jum'at, 10 Juni 2022 - 10:26 WIB
Tesla belajar matematika dan fisika di Universitas Teknik Graz dan filsafat di Universitas Praha, Republik Ceko. Tesla tiba di New York pada tahun 1884 dan dipekerjakan sebagai insinyur di markas Thomas Edison di Manhattan.
Dia bekerja di sana selama setahun, membuat Edison terkesan dengan ketekunan dan kecerdikannya. Tesla meninggalkan pekerjaan dengan Edison yang tidak memenuhi janjinya dan menghidupi dirinya sendiri dengan bekerja menggali parit dengan bayaran USD2 per hari.
Pada akhir tahun 1887, Tesla telah mengajukan sejumlah paten untuk melindungi inovasi yang berkaitan dengan transmisi listrik AC. Pada tahun 1887 dan 1888 dia diberikan lebih dari 30 paten untuk penemuannya dan diundang untuk berbicara di American Institute of Electrical Engineers atas karyanya.
Baca juga; Ilmuwan China Ciptakan Laser yang Bisa Dipasang di Satelit
Meskipun dia terkenal dan dihormati, dia tidak pernah mampu menerjemahkan penemuannya yang banyak itu menjadi kesuksesan finansial jangka panjang—tidak seperti majikan awal dan saingan utamanya, Thomas Edison.
Dia bekerja di sana selama setahun, membuat Edison terkesan dengan ketekunan dan kecerdikannya. Tesla meninggalkan pekerjaan dengan Edison yang tidak memenuhi janjinya dan menghidupi dirinya sendiri dengan bekerja menggali parit dengan bayaran USD2 per hari.
Pada akhir tahun 1887, Tesla telah mengajukan sejumlah paten untuk melindungi inovasi yang berkaitan dengan transmisi listrik AC. Pada tahun 1887 dan 1888 dia diberikan lebih dari 30 paten untuk penemuannya dan diundang untuk berbicara di American Institute of Electrical Engineers atas karyanya.
Baca juga; Ilmuwan China Ciptakan Laser yang Bisa Dipasang di Satelit
Meskipun dia terkenal dan dihormati, dia tidak pernah mampu menerjemahkan penemuannya yang banyak itu menjadi kesuksesan finansial jangka panjang—tidak seperti majikan awal dan saingan utamanya, Thomas Edison.
Lihat Juga :