Hati-Hati Menggunakan Dexamethasone untuk Pencegahan Covid-19

Selasa, 23 Juni 2020 - 00:02 WIB
"Beberapa peneliti di negara lain masih menunggu data resmi. Karena hasil penelitian ini belum dipublikasi pada jurnal ilmiah yang direview oleh para peer reviewers untuk menilai keabsahannya sehingga masih diperlukan uji klinik yang lebih lanjut," katanya.

Prof Maksum menyampaikan uji klinik lanjutan itu untuk mengetahui efek samping dari penggunaan Dexamethasone. Yang perlu dicermati adalah Dexamethasone bukanlah obat antiviral.

"Untuk itu, jika obat itu akan digunakan, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut. Misalnya dengan cara mengkombinasikan obat Dexamethasone dengan obat antiviral yang mampu menghambat perkembangbiakan virus corona," tambahnya.

Di samping itu, obat ini tidak bermanfaat untuk kasus Covid-19 ringan, sedang atau yang tidak dirawat di rumah sakit. Dexamethasone tidak dapat digunakan untuk pencegahan Covid-19.

Maksum menjelaskan penggunaan obat Dexamethasone ditujukan untuk mengimbangi badai sitokin. Badai sitokin ini umumnya muncul pada pasien Covid-19 dalam kondisi berat. Badai sitokin menyebabkan kelainan paru-paru dan memicu sindrom gangguan pernafasan akut atau Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS) pada pasien Covid-19.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!