Ini Rahasia Roket Bisa Terbang di Luar Angkasa meskipun Tidak Ada Oksigen

Rabu, 25 Mei 2022 - 22:13 WIB
Roket SpaceX Falcon 9 meluncurkan 60 satelit internet Starlink ke luar angkasa dari Pad 39A Kennedy Space Center NASA di Cape Canaveral, Florida pada 6 Oktober 2020. Itu adalah penerbangan ketiga untuk booster Falcon 9. Foto/LiveScience/SpaceX
FLORIDA - Bagaimana roket bisa tetap meluncur di luar angkasa yang hampa udara? Ternyata, roket bisa terbang dengan mengandalkan pembakaran dan hukum gerak ketiga Newton.

Roket memiliki mesin yang penggerak yang berbeda dengan jenis mesin penggerak pesawat terbang atau peralatan lain di Bumi. Seperti mesin lainnya, roket beroperasi menggunakan pembakaran.



Diketahui semua pembakaran membutuhkan oksigen, maka roket membawa oksigen cair ke luar angkasa agar mesinnya bisa beroperasi. Jadi mesin roket tidak bergantung pada udara sekitar seperti mesin mobil, untuk bisa beroperasi.

“Selain membawa bahan bakar, roket juga membawa minyak tanah atau metana atau hidrogen cair, untuk menghasilkan reaksi pendorong,” kata Cassandra Marion, penasihat sains untuk Canada Aviation and Space Museum di Ottawa kepada Live Science, Rabu (25/5/2022).

Baca juga; AS Mulai Kembangkan Pesawat Ruang Angkasa Bertenaga Nuklir
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!