Ilmuwan Temukan Sumber Mata Air di Planet Mars
Sabtu, 14 Mei 2022 - 00:02 WIB
Sumber mata air ditemukan di planet Mars. FOTO/ IST
JAKARTA - Mars selama ini dikenal sebagai planet yang dingin dan kering. Namun baru-baru ini ilmuwan menemukan fakta baru bahwa Mars sebenarnya sempat memiliki air sekitar 700 juta tahun yang lalu.
Keberadaan air di Mars ini lebih baru dibandingkan perkiraan sebelumnya, yakni 3 miliar tahun yang lalu. Di mana selama periode Hesperian planet, Mars merupakan planet yang basah, sebelum akhirnya mengering.
BACA JUGA - China Kirim Penjelajah Pertama ke Mars
Temuan para ilmuwan ini didasarkan pada data dari rover Zhurong China, yang merupakan bagian dari misi Tianwen-1 yang mendarat di permukaan Mars pada Mei 2021 lalu. Dari data terungkap bahwa tanah Mars mengandung mineral.
Adapun data ini dikumpulkan oleh rover selama 92 hari pertama di Mars, dari lokasi pendaratannya di Utopia Planitia. Data kemudian dikaji seorang peneliti di National Space Science Center (NSSC) di bawah Chinese Academy of Sciences (CAS).
Bersama rekannya, Yang Liu menganalisis data dari tiga instrumen berbeda, di Zhurong yang merupakan spektrometer kerusakan yang diinduksi laser (MarSCoDe), kamera pencitraan mikro teleskopik, dan spektrometer inframerah gelombang pendek.
Keberadaan air di Mars ini lebih baru dibandingkan perkiraan sebelumnya, yakni 3 miliar tahun yang lalu. Di mana selama periode Hesperian planet, Mars merupakan planet yang basah, sebelum akhirnya mengering.
BACA JUGA - China Kirim Penjelajah Pertama ke Mars
Temuan para ilmuwan ini didasarkan pada data dari rover Zhurong China, yang merupakan bagian dari misi Tianwen-1 yang mendarat di permukaan Mars pada Mei 2021 lalu. Dari data terungkap bahwa tanah Mars mengandung mineral.
Adapun data ini dikumpulkan oleh rover selama 92 hari pertama di Mars, dari lokasi pendaratannya di Utopia Planitia. Data kemudian dikaji seorang peneliti di National Space Science Center (NSSC) di bawah Chinese Academy of Sciences (CAS).
Bersama rekannya, Yang Liu menganalisis data dari tiga instrumen berbeda, di Zhurong yang merupakan spektrometer kerusakan yang diinduksi laser (MarSCoDe), kamera pencitraan mikro teleskopik, dan spektrometer inframerah gelombang pendek.
Lihat Juga :