Planet Mars Sering Diguncang Gempa, NASA Rekam 1.313 Kejadian dalam 1.222 Hari
Selasa, 10 Mei 2022 - 21:10 WIB
“Sejak kami memasang seismometer pada Desember 2018, kami telah menunggu 'yang besar'. Gempa ini pasti akan memberikan pandangan ke planet ini tidak seperti yang lain,” kata Bruce Banerdt, peneliti utama InSight di Jet Propulsion Laboratory NASA di California Selatan, dikutip SINDOnews dari laman phys, Selasa (10/5/2022).
InSight dikirim ke Mars dengan seismometer sangat sensitif, yang disediakan oleh Centre National d'Études Spatiales (CNES) Prancis, untuk mempelajari bagian dalam planet Mars. Saat gelombang seismik melewati atau memantulkan material di kerak, mantel, dan inti Mars, gelombang tersebut berubah dengan cara yang dapat dipelajari oleh para seismolog untuk menentukan kedalaman dan komposisi lapisan ini.
Apa yang dipelajari para ilmuwan tentang struktur Mars dapat membantu mereka lebih memahami pembentukan semua dunia berbatu, termasuk Bumi dan bulannya. “Para ilmuwan akan menganalisis data ini untuk mempelajari hal-hal baru tentang Mars selama bertahun-tahun yang akan datang,” tambah Banerdt.
Baca juga; Mars Punya Gunung Berapi yang Dahsyat, Tingginya Sekitar 6,8 Km
InSight dikirim ke Mars dengan seismometer sangat sensitif, yang disediakan oleh Centre National d'Études Spatiales (CNES) Prancis, untuk mempelajari bagian dalam planet Mars. Saat gelombang seismik melewati atau memantulkan material di kerak, mantel, dan inti Mars, gelombang tersebut berubah dengan cara yang dapat dipelajari oleh para seismolog untuk menentukan kedalaman dan komposisi lapisan ini.
Apa yang dipelajari para ilmuwan tentang struktur Mars dapat membantu mereka lebih memahami pembentukan semua dunia berbatu, termasuk Bumi dan bulannya. “Para ilmuwan akan menganalisis data ini untuk mempelajari hal-hal baru tentang Mars selama bertahun-tahun yang akan datang,” tambah Banerdt.
Baca juga; Mars Punya Gunung Berapi yang Dahsyat, Tingginya Sekitar 6,8 Km
Lihat Juga :