Peluncur Meriam Hidrogen Ini Mampu Kirim Satelit Kecil ke Orbit dalam 10 Menit

Jum'at, 15 April 2022 - 21:08 WIB
Program SHARP membangun dan menguji peluncur impuls sepanjang 122 meter pada tahun 1992 dan meluncurkan muatan (termasuk mesin uji scramjet hipersonik) dengan kecepatan hingga Mach 9 . Peluncur meriam gas ini menembakkan roket kecil dua tahap untuk memberikan ledakan akselerasi terakhir dan mengarahkannya ke orbit yang benar.

Mengingat peluncur meriam hidrogen akan menembakan sangat cepat, maka roket yang diluncurkan ukurannya kecil dan ringan. “Rekor kecepatan untuk proyektil yang diluncurkan dengan propelan hidrogen adalah 11,2 km/detik (Mach 32,7),” kata Direktur Pengembangan Bisnis Green Launch Eric Robinson, dikutip SINDOnews dari laman newatlas, Jumat (15/4/2022).

Green Launch mengatakan biayanya peluncuran akan lebih murah, mungkin sepersepuluh dari biaya peluncuran menggunakan roket. Meriam hidrogen dapat ditembakkan setiap 60-90 menit dan mengirimkan proyektil dengan kecepatan hipersonik ke angkasa menembus atmosfer dalam satu menit dan melepaskan cangkangnya. “Satelit dan suplai Anda dapat mengorbit dalam 10 menit,” kata Robinson.

Baca juga; Roket Milik Start Up Skotlandia Berhasil Mengudara

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!