Amazon Menangkan Kontrak Project Kuiper, Siapkan 83 Peluncuran 3.236 Satelit
Rabu, 06 April 2022 - 20:01 WIB
"Perjanjian peluncuran ini mencerminkan komitmen dan keyakinan kami yang luar biasa pada Project Kuiper, dan kami bangga dapat bekerja dengan jajaran mitra yang mengesankan untuk mewujudkan misi kami," kata Dave Limp, Wakil Presiden Senior Amazon Devices and Services, dikutip SINDOnews darI laman Space.com, Rabu (6/4/2022).
Rencananya satelit pertama bakal diluncurkan ke orbit pada akhir tahun ini, dua peluncuran pertama menggunakan roket RS1 ABL Space Systems. Setelah beroperasi, konstelasi Internet Project Kuiper akan melayani internet untuk rumah tangga, individu, sekolah, rumah sakit, bisnis, bantuan bencana, lembaga pemerintah, dan organisasi lain yang beroperasi di tempat-tempat tanpa broadband yang andal.
Menjadi pertanyaan menarik mengapa SpaceX tidak masuk dalam proyek ini. Padahal SpaceX diketahui telah meluncurkan lebih dari 2.300 satelit Starlink menggunakan roket Falcon 9 yang tangguh. Tidak jelas mengapa SpaceX tidak menerima kontrak peluncuran Project Kuiper.
Baca juga; China Kembangkan Satelit yang Mampu Menarik Satelit Lain ke Luar Orbit, Ini Cara yang Dipakai
Rencananya satelit pertama bakal diluncurkan ke orbit pada akhir tahun ini, dua peluncuran pertama menggunakan roket RS1 ABL Space Systems. Setelah beroperasi, konstelasi Internet Project Kuiper akan melayani internet untuk rumah tangga, individu, sekolah, rumah sakit, bisnis, bantuan bencana, lembaga pemerintah, dan organisasi lain yang beroperasi di tempat-tempat tanpa broadband yang andal.
Menjadi pertanyaan menarik mengapa SpaceX tidak masuk dalam proyek ini. Padahal SpaceX diketahui telah meluncurkan lebih dari 2.300 satelit Starlink menggunakan roket Falcon 9 yang tangguh. Tidak jelas mengapa SpaceX tidak menerima kontrak peluncuran Project Kuiper.
Baca juga; China Kembangkan Satelit yang Mampu Menarik Satelit Lain ke Luar Orbit, Ini Cara yang Dipakai
Lihat Juga :