Jadi Sorotan Dunia, Rosa Lahirkan Bayi Badak Sumatera Langka di Way Kambas

Sabtu, 02 April 2022 - 10:07 WIB
BACA JUGA: VW Recall 200.000 Unit SUV dan 100.000 PHEV, Ada Masalah Apa?

Populasi badak Sumatera telah mencapai titik kritis yang sangat rendah sebagian besar karena campur tangan manusia melalui degradasi habitat dan perburuan.

Penelitian dari Universitas Marshall di Virginia Barat melihat kembali sejarah mereka dan menyimpulkan bahwa jumlah badak Sumatera pertama kali turun drastis sebagai akibat dari perubahan iklim yang terjadi sekitar 9.000 tahun yang lalu, dan mereka tidak pernah kembali ke jalur semula.

Sekarang, kelangsungan hidup spesies ini bergantung pada kerja keras para ilmuwan, konservasionis, dan pemerintah.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!