Indonesia Pesan Satelit Nusantara Lima dari Boeing, Diluncurkan 2023 Dukung Transformasi Digital

Kamis, 24 Maret 2022 - 12:20 WIB
Plate mengatakan Satelit Nusantara Lima akan menyediakan kapasitas 140 Gbps di seluruh Indonesia. Sekitar 80 Gbps akan digunakan oleh BAKTI, sebuah lembaga pemerintah Indonesia, yang disebut Hot Backup Satellite (HBS) untuk memberikan layanan ke tempat-tempat terpencil di Indonesia yang belum tersedia komunikasi terestrial.

Diketahui Boeing pernah mengirimkan satelit telekomunikasi pertama Indonesia Palapa A1 pada tahun 1976. Satelit itu akan didasarkan pada platform 702MP. PSN menyebutkan, sistem Jaringan Kratos dan Hughes termasuk di antara pemasok segmen darat untuk jaringan Nusantara Lima.

Thales Alenia Space mengumumkan pada 28 Oktober sedang membangun satelit Indonesia lainnya yang dijuluki HTS 113BT untuk Telkomsat, anak perusahaan operator telekomunikasi milik negara Indonesia Telkom, untuk pengiriman 2024. HTS 113BT bertujuan untuk mengisi celah yang ditinggalkan oleh hilangnya satelit Nusantara-2 dalam kegagalan peluncuran China tahun 2020.

Baca juga; Ini Penyebab Gagalnya Satelit Nusantara Dua Mencapai Orbit
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!