Begini Gambar Lengkap Bintang Pertama yang Direkam Teleskop Luar Angkasa James Webb
Kamis, 17 Maret 2022 - 14:09 WIB
“Lebih dari 20 tahun yang lalu, tim (James) Webb membangun teleskop paling kuat yang pernah ada di ruang angkasa dan menghasilkan desain optik yang berani untuk memenuhi tujuan sains. Hari ini kita dapat mengatakan bahwa desain ini terwujud,” kata Thomas Zurbuchen, Administrator Asosiasi untuk Misi Sains NASA.
Akhir pekan lalu, para ilmuwan menyelesaikan fase pelurusan atau penyelarasan terbaru teleskop, yang disebut “pentahapan halus.” Dengan kata lain, teleskop dengan sempurna menyelaraskan 18 segmen cermin heksagonalnya untuk fokus pada satu bintang terang.
Hasilnya bahkan lebih baik dari yang diharapkan. Seperti yang dicatat NASA dalam siaran persnya, "Setiap parameter optik yang telah diperiksa dan diuji bekerja pada, atau di atas, harapan," Keterangan NASA.
Baca juga; Tidak Spektakuler Tapi Bersejarah, Ini Foto Pertama Teleskop Luar Angkasa James Webb
Para ilmuwan sekarang berharap untuk menyelesaikan langkah terakhir dari proses penyelarasan sebelum menyiapkan instrumen ilmiah Teleskop James Webb. "Tidak ada masalah kritis dan tidak ada kontaminasi terukur atau penyumbatan ke jalur optik Webb," tambah NASA.
Akhir pekan lalu, para ilmuwan menyelesaikan fase pelurusan atau penyelarasan terbaru teleskop, yang disebut “pentahapan halus.” Dengan kata lain, teleskop dengan sempurna menyelaraskan 18 segmen cermin heksagonalnya untuk fokus pada satu bintang terang.
Hasilnya bahkan lebih baik dari yang diharapkan. Seperti yang dicatat NASA dalam siaran persnya, "Setiap parameter optik yang telah diperiksa dan diuji bekerja pada, atau di atas, harapan," Keterangan NASA.
Baca juga; Tidak Spektakuler Tapi Bersejarah, Ini Foto Pertama Teleskop Luar Angkasa James Webb
Para ilmuwan sekarang berharap untuk menyelesaikan langkah terakhir dari proses penyelarasan sebelum menyiapkan instrumen ilmiah Teleskop James Webb. "Tidak ada masalah kritis dan tidak ada kontaminasi terukur atau penyumbatan ke jalur optik Webb," tambah NASA.
(wib)
Lihat Juga :