Teknologi Mata Bionik Ini Mampu Pulihkan Penglihatan yang Hilang

Sabtu, 12 Maret 2022 - 22:48 WIB
Teknologi mata bionik terus berkembang, pada tahun 2021 para peneliti di Keck School of Medicine of USC menciptakan model komputer canggih untuk meniru retina manusia. Menurut Association for Computing Machinery (ACM), ini mereplikasi bentuk dan posisi jutaan sel saraf dan dapat membantu menghadirkan penglihatan warna dan meningkatkan kejernihan teknologi.

Kemudian para ilmuwan di University of Sydney dan UNSW baru-baru ini melakukan uji coba mata bionik Phoenix99 yang berhasil pada domba. Mata bionik ini untuk menentukan bagaimana tubuh sembuh ketika ditanamkan dengan perangkat.

Baca juga; Lengan Robot Ini Dikendalikan Kekuatan Otak, Bisa Bantu Orang yang Lumpuh

Para peneliti mengatakan tidak ada reaksi tak terduga dan berharap itu bisa tetap aman di tempatnya selama "bertahun-tahun". Pekerjaan itu sekarang akan membuka jalan bagi percobaan manusia. Salah satu masalah dengan teknologinya adalah bahwa itu bisa relatif besar, jadi perlombaan adalah untuk menemukan cara baru untuk memberi daya pada mata bionik.

Para ilmuwan di Institut Teknologi Harbin di Cina dan Universitas Northumbria baru-baru ini mengembangkan sistem berdaya rendah untuk mengontrol perangkat sinaptik di mata bionik. Profesor PingAn Hu menggambarkannya teknologi ini sebagai 'terobosan signifikan'.

Mata bionik bekerja dengan 'mengisi kekosongan' antara apa yang dilihat retina dan bagaimana diproses di korteks visual otak, kerusakan itu terjadi dalam kondisi yang berdampak pada retina. Sebagian besar kondisi inilah yang dapat diobati oleh mata bionik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!