Mengapa Pasien Covid-19 Kehilangan Indera Penciuman? Ini Penjelasan Ilmuwan

Minggu, 06 Maret 2022 - 09:44 WIB
Seiring hilangnya penciuman, para penderita juga umumnya kehilangan indera perasa. Foto: VCUhealt.org
JAKARTA - Akhirnya ada jawaban mengapa pasien Covid-19 acap mengalami kehilangan indera penciuman. Seiring hilangnya penciuman, para penderita juga umumnya kehilangan indera perasa. Sehingga menjadi sulit bagi individu penderita Covid-19 untuk makan dengan benar.

Sebuah tim peneliti dari Italia menemukan bahwa hilangnya rasa dan bau diamati dalam tubuh pada saat yang sama ketika ada lonjakan interleukin 6 dalam darah.



Interleukin 6 adalah molekul sinyal peradangan. Menurut studi, pengukuran kadar interleukin 6 yang bersirkulasi mungkin penting dalam mengidentifikasi perkembangan penyakit di antara pasien yang terinfeksi Covid-19.

Sementara. beberapa orang yang mendapatkan kembali bau mereka dalam beberapa hari, dalam banyak situasi kembali normal melalui proses yang sangat lambat.

Sebuah studi penelitian pada 2020 telah menemukan bahwa lebih dari 70% orang yang kehilangan penciumannya pulih setelah sebulan.

BACA JUGA: Apa Itu Robot Trading dan Mengapa Anda Harus Waspada?
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!