Kawah Bekas Tumbukan Asteroid Terbesar Ditemukan di China

Selasa, 01 Maret 2022 - 10:01 WIB
Para peneliti mengumpulkan sampel sedimen ini dengan mengekstraksi inti bor dari pusat kawah . Di bawah tanah sedalam 100 meter, danau berlapis dan sedimen rawa terdapat lempengan granit breksi setebal hampir 320 meter.

Granit tersebut terdiri dari banyak fragmen berbatu yang disemen bersama dalam matriks, tim menemukan . Batuan ini memiliki bekas luka bekas hantaman meteorit.

BACA JUGA: Ukraina Bentuk Tentara Siber untuk Serang 31 Situs Penting Rusia

Itu diketahui setelah peneliti melihat pecahan batu menunjukkan tanda-tanda meleleh dan mengkristal selama tumbukan. Karena granit dengan cepat memanas dan kemudian mendingin.

Tim juga menemukan pecahan kaca berbentuk tetesan air mata dan potongan kaca yang dilubangi dengan lubang kecil yang dibuat oleh gelembung gas. "Kedua fitur ini juga menunjukkan bahwa dampak intensitas tinggi terjadi di sana," kata NASA.

Sebagian dari tepi selatan kawah Yilan hilang, sehingga struktur geologis terlihat berbentuk bulan sabit dari atas. "Kawah tumbukan berbentuk bulan sabit seperti itu relatif jarang ditemukan di Bumi," kata Chen Ming, peneliti dari Institut Geokimia Guangzhou, kepada Global Times.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!