Di Tengah Tekanan Ekonomi, Penjualan Sharp Indonesia Melesat
Jum'at, 24 April 2020 - 08:01 WIB
Sharp Indonesia memberikan kemudahan bagi konsumennya untuk dapat membeli produk elektronik tanpa harus pergi keluar rumah. Foto/ist
JAKARTA - Pandemik virus Corona menekan perekonomian Indonesia, terlebih dikeluarkannya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada beberapa provinsi.
Kalsu dicermati dari lingkup yang lebih besar, ASEAN juga terdampak cukup parah. Menurut ASEAN Coordinating Council (ACC), target pertumbuhan ekonomi regional menyusut hingga 1%.
Penurunan produktivitas juga dirasakan oleh ekonomi secara global sehingga fenomena ini berdampak langsung terhadap perusahaan-perusahaan yang memiliki jaringan global, termasuk Sharp Electronics Indonesia (SEID).
Sharp sebenarnya mengantungi Surat Keterangan/Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri. Namun demi mendukung kebijakan PSBB pemerintah, perusahaan melakukan pembatasan jumlah karyawan bekerja yang akhirnya berdampak pada penurunan kapasitas produksi sebesar 20%.
Kalsu dicermati dari lingkup yang lebih besar, ASEAN juga terdampak cukup parah. Menurut ASEAN Coordinating Council (ACC), target pertumbuhan ekonomi regional menyusut hingga 1%.
Penurunan produktivitas juga dirasakan oleh ekonomi secara global sehingga fenomena ini berdampak langsung terhadap perusahaan-perusahaan yang memiliki jaringan global, termasuk Sharp Electronics Indonesia (SEID).
Sharp sebenarnya mengantungi Surat Keterangan/Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri. Namun demi mendukung kebijakan PSBB pemerintah, perusahaan melakukan pembatasan jumlah karyawan bekerja yang akhirnya berdampak pada penurunan kapasitas produksi sebesar 20%.
Lihat Juga :