Rusia dan AS Bermusuhan di Perang Ukraina, NASA dan Roscosmos Tetap Mesra
Jum'at, 25 Februari 2022 - 15:54 WIB
NASA menjelaskan, aktivitas ekspor baru akan terus untuk memungkinkan kerja sama ruang angkasa sipil AS-Rusia tetap berjalan. Tidak ada perubahan pada kerja sama badan antariksa kedua negara untuk misi operasi ke orbit dan stasiun bumi.
Tentu kenyataan ini bertolak belakang dengan pengumuman Presiden AS Joe Biden yang menyatakan bahwa akan ada "batasan baru pada apa yang dapat diekspor ke Rusia." Namun, pernyataan Presiden Joe Biden tidak secara langsung menyebut NASA, kerja sama NASA dengan Rusia di luar angkasa atau stasiun luar angkasa.
"Kami memperkirakan bahwa kami akan memotong lebih dari setengah impor teknologi tinggi Rusia. Itu akan memukul kemampuan mereka untuk terus memodernisasi militer mereka. Itu akan menurunkan industri kedirgantaraan mereka, termasuk program luar angkasa mereka," kata Biden.
Baca juga; Perang Rusia Ukraina, Nasib Astronot di Stasiun Luar Angkasa Internasional Ikut Terancam
Pernyataan Biden mendapat respons Direktur Badan Antariksa Rusia Roscosmos, Dmitry Rogozin. Dia memposting serangkaian tweet yang mengasumsikan bahwa sanksi baru ini akan mengganggu kemitraan antariksa kedua negara.
Tentu kenyataan ini bertolak belakang dengan pengumuman Presiden AS Joe Biden yang menyatakan bahwa akan ada "batasan baru pada apa yang dapat diekspor ke Rusia." Namun, pernyataan Presiden Joe Biden tidak secara langsung menyebut NASA, kerja sama NASA dengan Rusia di luar angkasa atau stasiun luar angkasa.
"Kami memperkirakan bahwa kami akan memotong lebih dari setengah impor teknologi tinggi Rusia. Itu akan memukul kemampuan mereka untuk terus memodernisasi militer mereka. Itu akan menurunkan industri kedirgantaraan mereka, termasuk program luar angkasa mereka," kata Biden.
Baca juga; Perang Rusia Ukraina, Nasib Astronot di Stasiun Luar Angkasa Internasional Ikut Terancam
Pernyataan Biden mendapat respons Direktur Badan Antariksa Rusia Roscosmos, Dmitry Rogozin. Dia memposting serangkaian tweet yang mengasumsikan bahwa sanksi baru ini akan mengganggu kemitraan antariksa kedua negara.
Lihat Juga :