Mengenal Jabir Bin Hayyan, Ilmuwan Islam di Bidang Kimia

Jum'at, 18 Februari 2022 - 20:34 WIB
Teori Jabir ini menjadi acuan bagi ilmuwan dari generasi selanjutnya dalam mengoksidasi mangaan dalam produksi kaca. Jabir juga merinci bagaimana membuat bahan tembus cahaya dan bahan bakar uap yang dihasilkan dari menyuling anggur.

BACA JUGA: Kapal Kargo Pengangkut Porsche dan VW Terbakar di Samudera Atlantik

Singkatnya, itu adalah sumber pengetahuan kimia eksperimental yang sangat diperlukan dan tak tertandingi bagi para alkemis Barat.

Selama abad ke-15, seluruh buku karya Jabir dicetak ulang dan diterjemahkan ke dalam bahasa Spanyol. Dalam prosesnya, nama penulis juga diterjemahkan dari Jabir asli ke versi Latinnya, Geber.

Dalam perkembangannya, seluruh karya Jabir menjadi ilmu pengetahuan modern, yakni ilmu kimia pertama di dunia Islam dan berabad-abad kemudian berkembang di Eropa.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!