6 Hewan di Dunia yang Memiliki Jantung Unik, Nomor 5 Bikin Takjub
Selasa, 15 Februari 2022 - 10:01 WIB
Cacing tanah tidak benar-benar memiliki jantung tetapi cacing memiliki lima jantung semu yang membungkus kerongkongannya. Pseudoheart ini tidak memompa darah, melainkan memeras pembuluh darah untuk membantu mengedarkan darah ke seluruh tubuhnya.
Ia juga tidak memiliki paru-paru, tetapi menyerap oksigen melalui kulitnya yang lembab. "Udara terperangkap di dalam tanah, atau di atas tanah setelah hujan ketika cacing dapat tetap lembab, larut dalam lendir kulit, dan oksigen ditarik ke dalam sel dan darah. sistem di mana ia dipompa ke seluruh tubuh," kata Moore.
Cacing tanah memiliki darah merah yang mengandung hemoglobin, protein yang membawa oksigen. Tidak seperti manusia, cacing memiliki sistem peredaran darah terbuka. "Jadi hemoglobin hanya mengapung di antara cairan lainnya," kata Moore.
6. Ikan
Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2002 dalam jurnal Science menemukan bahwa ikan zebra dapat sepenuhnya meregenerasi otot jantung hanya dalam dua bulan setelah 20% otot jantung mereka rusak.
Amfibi dan beberapa kadal dapat meregenerasi ekor mereka, dan katak yang diberi koktail obat khusus bahkan menumbuhkan kembali kaki dalam studi tahun 2022 di jurnal Science Advances, tetapi kemampuan regeneratif ikan zebra menjadikannya model utama untuk mempelajari pertumbuhan jantung.
BACA JUGA: 6 Jenis Awan Berbahaya yang Sangat Dihindari Penerbangan
Namun, ikan ini memiliki jantung yang unik. Selain satu atrium dan satu ventrikel, ikan juga memiliki dua struktur yang tidak terlihat pada manusia. "Sinus venosus" adalah kantung yang terletak di depan atrium dan "bulbus arteriosus" adalah tabung yang terletak tepat di belakang ventrikel.
Seperti pada hewan lain, jantung menggerakkan darah ke seluruh tubuh. Darah terdeoksigenasi memasuki sinus venosus dan mengalir ke atrium. Kemudian atrium memompa darah ke dalam ventrikel.
Ventrikel memiliki dinding yang lebih tebal dan lebih berotot, dan memompa darah ke dalam bulbus arteriosus. Bulbus arteriosus mengatur tekanan darah saat mengalir melalui kapiler yang mengelilingi insang ikan.
Kemduian insang akan melakukan pertukaran oksigen melintasi membran sel dan masuk ke dalam darah. Tetapi mengapa ikan membutuhkan bulbus arteriosus untuk mengatur tekanan darah? "Karena insangnya halus dan berdinding tipis dan bisa rusak jika tekanan darahnya terlalu tinggi," kata Moore.
Bulbus arteriosus itu sendiri tampaknya merupakan ruang dengan komponen yang sangat elastis dibandingkan dengan sifat otot ventrikel.
(ysw)
Lihat Juga :