Dijuluki Megakomet, Ini Komet Terbesar Berukuran 137 Kilometer
Selasa, 08 Februari 2022 - 21:01 WIB
Menggunakan Atacama Large Millimeter Array, Lellouch mempelajari komet C/2014 UN271 pada empat panjang gelombang antara 1 dan 2 milimeter. Hal ini memungkinkan Lellouch untuk memperkirakan komet ini perlu 137±17 kilometer untuk menghasilkan radiasi.
Baca juga; Komet Rakasasa Ditemukan, Astronom Pastikan Bukan Ancam untuk Bumi
Ketidakpastian adalah konsekuensi dari tidak adanya data seberapa jauh komet itu bulat, dan ketidakpastian residual tentang reflektivitasnya. Sebagai perbandingan, Hale-Bopp, komet terbesar yang sebelumnya diukur cukup tepat adalah 74±6 kilometer.
Meskipun perkiraannya mendekati ujung bawah aslinya, masih membuat komet C/2014 UN271 lebih besar dari semua, kecuali salah satu Centaur aktif. Objek yang mengorbit antara Jupiter dan Neptunus dan sesekali menunjukkan ledakan mirip komet.
Para astronom mengakui ini adalah pengukuran paling jauh dari albedo (reflektifitas) komet, sehingga memberikan kesempatan yang belum pernah terjadi untuk mengamati bagaimana perubahannya komet itu mengurangi separuh jaraknya dari Matahari. Ini akan membantu menjawab pertanyaan apakah pelepasan zat dan bahan yang mudah menguap mengubah albedo komet.
Baca juga; Komet Rakasasa Ditemukan, Astronom Pastikan Bukan Ancam untuk Bumi
Ketidakpastian adalah konsekuensi dari tidak adanya data seberapa jauh komet itu bulat, dan ketidakpastian residual tentang reflektivitasnya. Sebagai perbandingan, Hale-Bopp, komet terbesar yang sebelumnya diukur cukup tepat adalah 74±6 kilometer.
Meskipun perkiraannya mendekati ujung bawah aslinya, masih membuat komet C/2014 UN271 lebih besar dari semua, kecuali salah satu Centaur aktif. Objek yang mengorbit antara Jupiter dan Neptunus dan sesekali menunjukkan ledakan mirip komet.
Para astronom mengakui ini adalah pengukuran paling jauh dari albedo (reflektifitas) komet, sehingga memberikan kesempatan yang belum pernah terjadi untuk mengamati bagaimana perubahannya komet itu mengurangi separuh jaraknya dari Matahari. Ini akan membantu menjawab pertanyaan apakah pelepasan zat dan bahan yang mudah menguap mengubah albedo komet.
(wib)
Lihat Juga :