AS Kembangkan Komunikasi Laser Pesawat Tempur dan Satelit, Makin Sulit Dideteksi Lawan

Kamis, 27 Januari 2022 - 15:30 WIB
Baca juga; Penampakan Objek Misterius di Luar Angkasa, Semburkan Energi Raksasa Setiap 20 Menit Bikin Astronom Takut

Dikutip SINDOnews dari laman The War Zone, tidak seperti komunikasi frekuensi radio (RF), tautan data optik seperti ini hampir tidak mungkin untuk macet atau dicegat, kecuali jika aset musuh secara fisik berada di antara pod dan satelit. Tautan laser juga kebal terhadap interferensi elektromagnetik atau pulsa, membuatnya lebih tangguh daripada sistem komunikasi berbasis RF.

Meskipun lebih keras daripada komunikasi RF, tautan optik punya tantangannya sendiri. Pertama, setiap pod komunikasi optik udara-ke-ruang angkasa harus membawa laser yang cukup kuat untuk mencapai satelit di orbit. Semakin tinggi platform terbang, semakin sedikit gangguan atmosfer yang terjadi.



Ide keseluruhan menggunakan laser sebagai link komunikasi optik yang aman di ruang angkasa bukanlah yang baru. Tautan laser satelit-ke-satelit pertama, setidaknya yang kita ketahui, dibuat antara dua satelit Eropa pada tahun 2001, dan Departemen Pertahanan (DOD) telah memiliki rencana untuk menguji konsep tersebut setidaknya sejak 2020.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!