IMF Desak El Salvador Berhenti Jadikan Bitcoin sebagai Mata Uang Sah
Kamis, 27 Januari 2022 - 08:51 WIB
Presiden El Salvador, Nayib Bukele, sedang menambah ratusan Bitcoin ke neraca negara selama beberapa bulan terakhir. Ia berkali-kali mengaitkan nasib politiknya dengan keberhasilan eksperimen bitcoin di El Salvador.
Beberapa direktur IMF juga menyampaikan kekhawatiran mengenai risiko pengadaan obligasi yang didukung Bitcoin. Pernyataan ini mengacu pada rencana presiden untuk mengumpulkan USD1 miliar melalui “Bitcoin Bond”. Rencananya kemitraan ini akan dijalankan dengan Blockstream, perusahaan infrastruktur aset digital.
Pada bulan November 2021, IMF memperingatkan bahwa volatilitas harga bitcoin yang tinggi memiliki risiko signifikan terhadap perlindungan konsumen. Pernyataan itu juga menyebutkan bahwa bitcoin tidak boleh digunakan sebagai alat pembayaran yang sah.
Permintaan IMF dibuat pada saat nilai cryptocurrency berfluktuasi di Wall Street akhir-akhir ini.
Staf IMF sebelumnya telah meminta Presiden El Salvador Nayib Bukele untuk mempertimbangkan kembali keputusannya untuk menggunakan bitcoin sebagai mata uang yang sah dalam semua transaksi bisnis di negara tersebut.
Beberapa direktur IMF juga menyampaikan kekhawatiran mengenai risiko pengadaan obligasi yang didukung Bitcoin. Pernyataan ini mengacu pada rencana presiden untuk mengumpulkan USD1 miliar melalui “Bitcoin Bond”. Rencananya kemitraan ini akan dijalankan dengan Blockstream, perusahaan infrastruktur aset digital.
Pada bulan November 2021, IMF memperingatkan bahwa volatilitas harga bitcoin yang tinggi memiliki risiko signifikan terhadap perlindungan konsumen. Pernyataan itu juga menyebutkan bahwa bitcoin tidak boleh digunakan sebagai alat pembayaran yang sah.
Permintaan IMF dibuat pada saat nilai cryptocurrency berfluktuasi di Wall Street akhir-akhir ini.
Staf IMF sebelumnya telah meminta Presiden El Salvador Nayib Bukele untuk mempertimbangkan kembali keputusannya untuk menggunakan bitcoin sebagai mata uang yang sah dalam semua transaksi bisnis di negara tersebut.
(wbs)
Lihat Juga :