Arkeolog Temukan Kerangka Keledai Hibrid Pertama dari 4.500 Tahun Lalu

Sabtu, 15 Januari 2022 - 19:02 WIB


Catatan kuno menunjukkan negara penerus bangsa Sumeria, seperti Asyur terus membiakkan dan menjual kunga selama berabad-abad. Bukti ini terukir dalam panel batu dari ibu kota Asyur, Niniwe, sekarang di British Museum, menunjukkan dua pria memimpin keledai liar yang mereka miliki.

BACA JUGA: Ford Raptor Akan Mengaspal di Indonesia, Diimpor Langsung dari Thailand

Kunga menjadi andalan karena bisa berlari lebih cepat daripada kuda. Jadi praktik menggunakannya untuk menarik kereta perang mungkin berlanjut setelah masuknya kuda peliharaan ke Mesopotamia .

"Tapi akhirnya kunga terakhir mati dan tidak ada lagi yang dibiakkan dari keledai betinda dan keledai jantan liar. Mungkin karena kuda peliharaan lebih mudah berkembang biak sehingga kunga ditinggalkan," kata Geigl.
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!