Arkeolog Temukan Bidak Catur Peninggalan Islam Abad ke-7 di Norwegia
Selasa, 11 Januari 2022 - 07:02 WIB
“Desain karya tersebut memiliki bentuk abstrak, dan dirancang menurut tradisi Islam, di mana tidak ada sosok manusia yang digambarkan,” kata Dr. Lars Haugesten, seorang arkeolog di Norwegian Institute for Cultural Heritage Research.
Haugesten menerangkan, tidak ada temuan arkeologis sebelumnya dari Tønsberg yang memiliki detail seperti itu. Temuan tersebut menekankan bahwa bidak catur ini adalah objek yang unik.
“Permainan catur diambil di dunia Arab setelah penaklukan Persia pada abad ke-7 M, dan diperkenalkan ke Spanyol pada abad ke-10 oleh bangsa Moor,” katanya.
Kemudian catur menyebar dari Spanyol ke utara dan Skandinavia. “Penemuan tertua di wilayah Nordik berasal dari Lund, Swedia, berasal dari paruh terakhir abad ke-12. Potongan itu mirip dengan temuan dari Tønsberg,” katanya.
Haugesten menerangkan, tidak ada temuan arkeologis sebelumnya dari Tønsberg yang memiliki detail seperti itu. Temuan tersebut menekankan bahwa bidak catur ini adalah objek yang unik.
“Permainan catur diambil di dunia Arab setelah penaklukan Persia pada abad ke-7 M, dan diperkenalkan ke Spanyol pada abad ke-10 oleh bangsa Moor,” katanya.
Kemudian catur menyebar dari Spanyol ke utara dan Skandinavia. “Penemuan tertua di wilayah Nordik berasal dari Lund, Swedia, berasal dari paruh terakhir abad ke-12. Potongan itu mirip dengan temuan dari Tønsberg,” katanya.
Lihat Juga :