Mengapa 1 Hari Dihitung 24 Jam? Ini Asal-Usulnya
Minggu, 02 Januari 2022 - 13:00 WIB
Kemudian orang Mesir kuno menambahkan satu jam senja di awal dan satu jam lagi di akhir hari. "Waktu malam dibagi dalam 12 jam, berdasarkan pengamatan bintang," katanya.
Lomb menegaskan, orang Mesir kuno memiliki sistem 36 kelompok bintang yang disebut 'decans'. Cara ini dipilih sehingga pada setiap malam satu decans naik 40 menit setelah decans sebelumnya.
Untuk menentukan waktu di malam hari dengan mengamati decans, orang Mesir kuno membuat meja khusus. Karena dalam sistem Mesir, panjang waktu siang dan malam tidak sama dan bervariasi menurut musim.
"Di musim panas, jam siang hari lebih lama dari jam malam, sementara di musim dingin durasi jam sebaliknya," kata Lomb.
BACA JUGA: Bos Instagram Sebut Reels Bakal Jadi Fokus di 2022
Sedangkan menurut orang Babilonia kuno, perhitungan satu jam berisi 60 detik berbeda dengan orang Mesir. Karena orang Babilonia kuno memiliki kecenderungan untuk menggunakan angka ke basis 60. Misalnya, III II, berarti tiga kali 60 ditambah dua atau 182.
Lomb menegaskan, orang Mesir kuno memiliki sistem 36 kelompok bintang yang disebut 'decans'. Cara ini dipilih sehingga pada setiap malam satu decans naik 40 menit setelah decans sebelumnya.
Untuk menentukan waktu di malam hari dengan mengamati decans, orang Mesir kuno membuat meja khusus. Karena dalam sistem Mesir, panjang waktu siang dan malam tidak sama dan bervariasi menurut musim.
"Di musim panas, jam siang hari lebih lama dari jam malam, sementara di musim dingin durasi jam sebaliknya," kata Lomb.
BACA JUGA: Bos Instagram Sebut Reels Bakal Jadi Fokus di 2022
Sedangkan menurut orang Babilonia kuno, perhitungan satu jam berisi 60 detik berbeda dengan orang Mesir. Karena orang Babilonia kuno memiliki kecenderungan untuk menggunakan angka ke basis 60. Misalnya, III II, berarti tiga kali 60 ditambah dua atau 182.
Lihat Juga :