Misteri Kawah Gunung Berapi Superbesar di Bawah Alaska Bikin Penasaran Para Ilmuwan

Kamis, 30 Desember 2021 - 17:48 WIB
Namun, ahli vulkanologi di Carnegie Institution for Science di Washington DC, Diana Roman mengatakan, data tersebut secara meyakinkan menunjukkan keberadaan kaldera dengan lebar sekitar 20 kilometer. Dari pemetaan dasar laut batimeter menunjukkan pegunungan berbentuk busur dan depresi sedalam 130 meter.

Keduanya adalah petunjuk bahwa gunung berapi dihubungkan oleh satu kaldera besar, kawah besar yang terbentuk ketika ruang magma yang sangat besar di gunung berapi meledak dan bermuara. Data gravitasi dari satelit menggemakan tampilan kaldera lainnya.

Bahkan analisis gas vulkanik seperti sulfur dioksida, serta pola gempa mikro juga menunjukkan adanya kaldera. “Kami tidak terkejut ada gempa mikro,” kata Diana Roman dikutip SINDOnews dari laman Sciencenews. (Baca juga; Melayang! Pulau di Alaska Terlihat seperti Piring Terbang )

Mengingat salah satu gunung berapi, Gunung Cleveland, adalah salah satu gunung berapi paling aktif di Aleutians. Tapi, kata dia, gempa mikro itu meluas lebih jauh ke timur dan utara, di luar dari perkirakan sebelumnya berdasarkan gunung berapi yang terlihat di permukaan.

Salah satu dari banyak ciri kaldera besar adalah gunung berapi yang masih aktif punya ruang magma yang sama. Selain itu, menyemburkan gumpalan abu tinggi secara konstan adalah tipikal gunung berapi yang mengelilingi kaldera.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!