Rusia Luncurkan Roket Terbesar Angara A-5, Kirim Satelit Militer Seberat 761 Ton
Rabu, 29 Desember 2021 - 10:19 WIB
Rusia, setelah 30 tahun Uni Soviet runtuh kembali meluncurkan roket terbesar miliknya Angara A-5 setinggi 64 meter dari Kosmodrom Plesetsk sekitar 800 km sebelah utara Moskow. Foto/topcor
MOSKOW - Rusia , setelah 30 tahun Uni Soviet runtuh kembali meluncurkan roket terbesar miliknya Angara A-5 setinggi 64 meter dari Kosmodrom Plesetsk sekitar 800 km sebelah utara Moskow dan 180 km selatan Arkhangelsk. Peluncuran yang dilakukan pada Senin 27 Desember 2021 membawa muatan satelit sebesar 761 ton yang diperkirakan untuk kepentingan militer .
Roket Angara yang diambil dari nama sungai Siberia yang mengalir dari Danau Baikal, adalah peluncur baru pertama yang dibangun setelah runtuhnya Uni Soviet. Roket Angara dirancang untuk menggantikan roket Proton dari tahun 1960-an dan telah mengalami serangkaian kegagalan dalam beberapa tahun terakhir.
Presiden Vladimir Putin merayakan kesuksesan peluncuran itu ketika para pejabat militer Rusia meningkatkan peringatan kepada Ukraina. Roket generasi terbaru dapat mengirimkan satelit militer ke luar angkasa, di mana para ahli memperkirakan ini akan menentukan pemenangan dalam suatu konflik. (Baca juga; Ini Kehebatan Satelit Militer Rusia, Mampu Deteksi Penembakan Rudal Balistik )
Putin berharap peluncur baru ini akan menghidupkan kembali industri luar angkasa Rusia dan mengurangi ketergantungan pada negara-negara bekas Soviet lainnya. Para pejabat mengatakan roket Angara kelas berat lebih ramah lingkungan daripada pendahulunya karena berbahan bakar oksigen dan kerosin (minyak tanah), bukan bahan bakar heptil yang sangat beracun.
Roket Angara yang diambil dari nama sungai Siberia yang mengalir dari Danau Baikal, adalah peluncur baru pertama yang dibangun setelah runtuhnya Uni Soviet. Roket Angara dirancang untuk menggantikan roket Proton dari tahun 1960-an dan telah mengalami serangkaian kegagalan dalam beberapa tahun terakhir.
Presiden Vladimir Putin merayakan kesuksesan peluncuran itu ketika para pejabat militer Rusia meningkatkan peringatan kepada Ukraina. Roket generasi terbaru dapat mengirimkan satelit militer ke luar angkasa, di mana para ahli memperkirakan ini akan menentukan pemenangan dalam suatu konflik. (Baca juga; Ini Kehebatan Satelit Militer Rusia, Mampu Deteksi Penembakan Rudal Balistik )
Putin berharap peluncur baru ini akan menghidupkan kembali industri luar angkasa Rusia dan mengurangi ketergantungan pada negara-negara bekas Soviet lainnya. Para pejabat mengatakan roket Angara kelas berat lebih ramah lingkungan daripada pendahulunya karena berbahan bakar oksigen dan kerosin (minyak tanah), bukan bahan bakar heptil yang sangat beracun.
Lihat Juga :