Kaisar Caligula Bangun Benteng Besar di Amsterdam untuk Taklukkan Inggris
Senin, 27 Desember 2021 - 12:44 WIB
Pada tahun 1997, ditemukannya parit Romawi oleh Bosman di tiga tempat, serta tembok dan gerbang. Setelah penemuan sejumlah bukti yang dianggap cukup, daerah tersebut untuk menjadi situs arkeologi yang dilindungi negara. (Baca juga; Reruntuhan Benteng Berusia 2.100 Tahun dari Kisah Hanukkah Yahudi Ditemukan )
Benteng di Velsen diperkirakan telah digunakan antara tahun 39 dan 47 Masehi, namun dianggap ukurannya masih terlalu kecil. Teori ini dilengkapi dengan penemuan benteng sebelumnya pada tahun 1972, yang dikenal sebagai Velsen 1, yang diyakini telah beroperasi dari tahun 15 hingga 30 Masehi.
Keberadaan dua benteng dalam jarak beberapa ratus meter satu sama lain, membuat para peneliti percaya selama beberapa dekade awalnya benteng ini hanya berupa castellum, kamp militer kecil yang luasnya hanya satu atau dua hektare. Namun, gabungan kedua benteng ini berada di area seluas 11 hektare.
“Ini bukan satu atau dua hektare seperti benteng pertama di Velsen, tapi setidaknya 11 hektare. Sejumlah penemuan di Velsen 2, berupa bahan militer, senjata, belati panjang, lembing, jauh lebih banyak daripada yang kami temukan di Velsen 1,” kata Bosman. (Baca juga; Misteri Hilangnya Jejak Benteng di Tangerang, Kota Benteng Tapi Tanpa Benteng )
(wib)
Lihat Juga :