Bir Sudah Dikenal Era Mesir Kuno 5.800 Tahun Lalu, Disajikan untuk Ritual Khusus
Kamis, 09 Desember 2021 - 15:00 WIB
“Ini membuktikan bahwa bir bukan hanya bagian dari kehidupan sehari-hari tetapi simbol status dan otoritas. Bir kemungkinan merupakan minuman yang dikonsumsi oleh semua orang dan pada saat yang sama, juga dikonsumsi saat ritual acara-acara khusus,” kata Wang kepada Daily Mail yang dikutip laman vinepair, Kamis (9/12/2021). (Baca juga; Arkeolog Temukan Kuil Matahari yang Hilang di Mesir )
Analisis residu mikrofosil, dilakukan pada 33 fragmen bejana keramik, menemukan jejak sel ragi, butiran pati, dan "batu bir". Setelah diagnosis lebih lanjut, analisis menunjukkan bahwa bir kuno itu kental dan keruh, hampir seperti bubur, dan kandungan alkoholnya akan lebih rendah. "Bir itu mungkin seperti bubur kental, sangat berbeda dari yang kita minum hari ini," kata Wang.
Dari data dan bukti yang dikumpulkan dari penggalian sebelumnya, pembuatan dan konsumsi bir dianggap sebagai industri yang sangat terorganisir dan terspesialisasi di Mesir Kuno. Penggalian yang dilakukan baru-baru ini telah menemukan lebih dari selusin tempat pembuatan bir.
Analisis residu mikrofosil, dilakukan pada 33 fragmen bejana keramik, menemukan jejak sel ragi, butiran pati, dan "batu bir". Setelah diagnosis lebih lanjut, analisis menunjukkan bahwa bir kuno itu kental dan keruh, hampir seperti bubur, dan kandungan alkoholnya akan lebih rendah. "Bir itu mungkin seperti bubur kental, sangat berbeda dari yang kita minum hari ini," kata Wang.
Dari data dan bukti yang dikumpulkan dari penggalian sebelumnya, pembuatan dan konsumsi bir dianggap sebagai industri yang sangat terorganisir dan terspesialisasi di Mesir Kuno. Penggalian yang dilakukan baru-baru ini telah menemukan lebih dari selusin tempat pembuatan bir.
(wib)
Lihat Juga :