Waduh, Spyware Pegasus Buatan Israel Meretas Telepon Staf Deplu AS
Sabtu, 04 Desember 2021 - 15:03 WIB
Salah satu pendiri NSO, Shalev Hulio, bersikeras bahwa perusahaan tidak tahu siapa kliennya yang memata-matai menggunakan perangkat Pegasus. Perusahaan akan menyelidiki klien mereka dan akan memutus akses ke perangkat lunak jika ada bukti penyalahgunaan.
AS baru-baru ini menambahkan NSO ke daftar merah agar perusahaan Amerika untuk tidak menjual produk atau layanan mereka kepada grup tersebut.
BACA JUGA: Ternyata Orangutan Sumatera dan Kalimantan Dulunya Bertubuh Raksasa
Sedangkan di sektor swasta, Apple mengajukan gugatan terhadap NSO Group karena perusahaan tersebut melanggar persyaratan layanan Apple dengan membuat lebih dari seratus akun iCloud untuk mengirim data berbahaya melalui iMessage.
Apple mengatakan bahwa itu menambal kerentanan spesifik yang digunakan NSO untuk menginstal Pegasus dengan iOS 14.8. Apple kini memasang perlindungan tambahan di iOS 15, yang menurut perusahaan belum bisa ditembus Pegasus.
AS baru-baru ini menambahkan NSO ke daftar merah agar perusahaan Amerika untuk tidak menjual produk atau layanan mereka kepada grup tersebut.
BACA JUGA: Ternyata Orangutan Sumatera dan Kalimantan Dulunya Bertubuh Raksasa
Sedangkan di sektor swasta, Apple mengajukan gugatan terhadap NSO Group karena perusahaan tersebut melanggar persyaratan layanan Apple dengan membuat lebih dari seratus akun iCloud untuk mengirim data berbahaya melalui iMessage.
Apple mengatakan bahwa itu menambal kerentanan spesifik yang digunakan NSO untuk menginstal Pegasus dengan iOS 14.8. Apple kini memasang perlindungan tambahan di iOS 15, yang menurut perusahaan belum bisa ditembus Pegasus.
(ysw)
Lihat Juga :