Spesies Baru Dinosaurus Berekor Pisau, Punya 7 Bilah Tajam untuk Melindungi Diri
Jum'at, 03 Desember 2021 - 13:33 WIB
Fosil dinosaurus Stegouros yang ditemukan di Cile seukuran anjing dan memiliki senjata ekor tebas yang unik. Foto/cnet
SANTIAGO - Dinosaurus spesies baru yang unik karena memiliki ekor tajam seperti pisau ditemukan di selatan Cile oleh para paleontologi University of Chile. Meskipun memiliki tujuh bilah lapisan yang tajam di ekor, dinosaurus ini termasuk jenis herbivora atau pemakan tumbuhan.
Tim ilmuwan menjuluki dinosaurus berukuran panjang 2 meter sebagai spesies Stegouros elengassen karena sisa tubuhnya menyerupai Stegosaurus - alias Spike dari The Land Before Time. (Baca juga; Dilindungi Ribuan Gigi Kecil, Hiu Paus Raksasa Punya Bola Mata Lapis Baja )
Meskipun analisis DNA ekstensif dan pemeriksaan tengkorak mengungkapkan lebih dekat hubungannya dengan keluarga dinosaurus Ankylosaurs, tetapi tim ilmuwan memutuskan tetap menggunakan nama Stegourus.
"Tidak seperti Ankylosaurs di belahan bumi utara, dinosaurus baru kami memiliki baju besi ringan, kaki ramping, dan ukuran lebih kecil. Herbivora purba ini mengembangkan senjata ekor besar tidak seperti dinosaurus mana pun," Sergio Soto Acuña, mahasiswa doktoral di University of Chile dikutip SINDOnews dari laman cnet, Jumat (3/12/2021).
Tim ilmuwan menjuluki dinosaurus berukuran panjang 2 meter sebagai spesies Stegouros elengassen karena sisa tubuhnya menyerupai Stegosaurus - alias Spike dari The Land Before Time. (Baca juga; Dilindungi Ribuan Gigi Kecil, Hiu Paus Raksasa Punya Bola Mata Lapis Baja )
Meskipun analisis DNA ekstensif dan pemeriksaan tengkorak mengungkapkan lebih dekat hubungannya dengan keluarga dinosaurus Ankylosaurs, tetapi tim ilmuwan memutuskan tetap menggunakan nama Stegourus.
"Tidak seperti Ankylosaurs di belahan bumi utara, dinosaurus baru kami memiliki baju besi ringan, kaki ramping, dan ukuran lebih kecil. Herbivora purba ini mengembangkan senjata ekor besar tidak seperti dinosaurus mana pun," Sergio Soto Acuña, mahasiswa doktoral di University of Chile dikutip SINDOnews dari laman cnet, Jumat (3/12/2021).
Lihat Juga :