Google Dicurigai Loloskan Malware Mirip Tuyul dan Babi Ngepet

Kamis, 02 Desember 2021 - 10:02 WIB
Menurut perusahaan siber yang berkantor pusat di Amsterdam, Belanda itu, aplikasi tersebut terutama merupakan bagian dari empat keluarga malware, yaitu Anatsa, Alien, Hydra, dan Ermac. Dalam postingannya, ThreatFabric menjelaskan bahwa aplikasi semacam itu hanya mengenalkan konten malware melalui sumber pihak ketiga setelah diunduh dari Google Play Store.

Aplikasi ini dilaporkan menarik pengguna dengan menawarkan konten tambahan melalui pembaruan pihak ketiga tersebut. “Dalam beberapa kasus, operator malware dikatakan telah memicu pembaruan berbahaya secara manual setelah melacak lokasi geografis perangkat yang terinfeksi,” katanya.

Aplikasi tersebut sering kali dilengkapi dengan fungsi yang diiklankan untuk menghindari kecurigaan pengguna, dan anehnya itu semua berhasil melewati deteksi oleh toko aplikasi Google Play.

Dari empat keluarga malware salah satunya Anatsa, yang telah diinstal oleh lebih dari 200.000 pengguna Android.

Mengutip ZDNet, malware Anatsa aktif sejak Januari. Para peneliti dapat mengidentifikasi enam aplikasi berbahaya berbeda yang dirancang untuk mengirimkan malware.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!