Ironis, Ada 2,9 Miliar Orang di Dunia Tidak Menggunakan Internet
Kamis, 02 Desember 2021 - 07:00 WIB
Catatan lainnya adalah perbedaan pengunaan internet di kota dan di desa. Di berbagai negara terdapat 76 persen individu di daerah perkotaan telah menggunakan internet. Namun angka itu turun menjadi 39% untuk mereka yang berada di daerah pedesaan.
Baca juga : Sepeda Listrik Kolaborasi NIU dan Gundam Hadir di Grand Indonesia
"Statistik ini menunjukkan perkembangan yang sangat positif bagi misi ITU untuk mengoneksikan masyarakat dunia melalui internet. Hanya saja jurang konektivitas tetap ada di LDC dimana ada sepertiga masyarakat dunia yang belum menggunakan internet," jelas Doreen Bogdan-Martin, ITU Director of Telecommunication Development Bureau.
Ketiadaan penggunaan internet di negara-negara miskin semakin kontras jika dibandingkan dengan pembangunan infrastruktur internet yang sangat masif. Gizmodo menyebutkan Google, Facebook, dan Amazon menghabiskan miliaran dollar untuk membangun infrastruktur internet bawah laut yang mereka yakini dapat meningkatkan kecepatan dan akses internet global.
Tahun lalu, Google sendiri memiliki sekitar 16.790 kilometer lebih kabel bawah laut untuk konektivitas internet, menurut VentureBeat. Baru-baru ini, Meta menugaskan NEC Corporation untuk membangun kabel bawah laut berkapasitas tertinggi di dunia antara Amerika Utara dan Eropa, yang mampu membawa 500 terabit per detik. Kedua raksasa teknologi itu juga baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka bekerja sama untuk membangun kabel baru besar-besaran yang menghubungkan Jepang ke negara-negara di Asia Tenggara.
Baca juga : Sepeda Listrik Kolaborasi NIU dan Gundam Hadir di Grand Indonesia
"Statistik ini menunjukkan perkembangan yang sangat positif bagi misi ITU untuk mengoneksikan masyarakat dunia melalui internet. Hanya saja jurang konektivitas tetap ada di LDC dimana ada sepertiga masyarakat dunia yang belum menggunakan internet," jelas Doreen Bogdan-Martin, ITU Director of Telecommunication Development Bureau.
Ketiadaan penggunaan internet di negara-negara miskin semakin kontras jika dibandingkan dengan pembangunan infrastruktur internet yang sangat masif. Gizmodo menyebutkan Google, Facebook, dan Amazon menghabiskan miliaran dollar untuk membangun infrastruktur internet bawah laut yang mereka yakini dapat meningkatkan kecepatan dan akses internet global.
Tahun lalu, Google sendiri memiliki sekitar 16.790 kilometer lebih kabel bawah laut untuk konektivitas internet, menurut VentureBeat. Baru-baru ini, Meta menugaskan NEC Corporation untuk membangun kabel bawah laut berkapasitas tertinggi di dunia antara Amerika Utara dan Eropa, yang mampu membawa 500 terabit per detik. Kedua raksasa teknologi itu juga baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka bekerja sama untuk membangun kabel baru besar-besaran yang menghubungkan Jepang ke negara-negara di Asia Tenggara.
(wsb)
Lihat Juga :