NASA Berambisi Membangun Pangkalan Luar Angkasa di Bulan
Selasa, 30 November 2021 - 07:01 WIB
"Saya berharap sistem tenaga permukaan fisi akan sangat bermanfaat bagi rencana kami untuk menyiapkan energi di bulan dan Mars. Bahkan mendorong inovasi untuk digunakan di Bumi," katanya.
Reaktor yang diusulkan harus berupa reaktor fisi bertenaga uranium, yaitu yang dapat memecah inti atom berat menjadi inti yang lebih ringan, melepaskan energi sebagai produk sampingan.
BACA JUGA: 5 Rekomendasi Mobil Seken Keluarga Murah Meriah, Tertarik?
Reaktor memiliki berat tidak lebih dari 6.000 kilogram dan muat untuk dibawa ke dalam roket. Reaktor akan dirakit di Bumi, kemudian diluncurkan ke bulan, di mana ia harus menyediakan 40 kilowatt daya listrik terus menerus selama 10 tahun.
Reaktor juga harus memiliki kontrol suhu untuk menjaga perangkat tetap dingin. Karena suhu di bulan bisa mencapai lebih dari 260 derajat Fahrenheit, atau 127 derajat Celcius, pada siang hari.
Reaktor yang diusulkan harus berupa reaktor fisi bertenaga uranium, yaitu yang dapat memecah inti atom berat menjadi inti yang lebih ringan, melepaskan energi sebagai produk sampingan.
BACA JUGA: 5 Rekomendasi Mobil Seken Keluarga Murah Meriah, Tertarik?
Reaktor memiliki berat tidak lebih dari 6.000 kilogram dan muat untuk dibawa ke dalam roket. Reaktor akan dirakit di Bumi, kemudian diluncurkan ke bulan, di mana ia harus menyediakan 40 kilowatt daya listrik terus menerus selama 10 tahun.
Reaktor juga harus memiliki kontrol suhu untuk menjaga perangkat tetap dingin. Karena suhu di bulan bisa mencapai lebih dari 260 derajat Fahrenheit, atau 127 derajat Celcius, pada siang hari.
(ysw)
Lihat Juga :