Lebih Murah, Yodium Akan Dipakai untuk Roket Pesawat Luar Angkasa
Rabu, 24 November 2021 - 09:25 WIB
Propelan dari yodium belum memberikan tenaga yang kuat untuk memungkinkan pesawat lepas landas. Namun, begitu berada di luar angkasa , mereka jauh lebih efisien daripada roket untuk melakukan penyesuaian dan juga telah digunakan untuk peningkatan kecepatan yang lambat seperti pada misi eksplorasi asteroid.
Xenon saat ini merupakan propelan yang dominan, sebagian karena energi ionisasinya yang rendah. Namun xenon terlalu mahal dan perlu disimpan dalam tangki bertekanan tinggi.
Yodium memiliki energi ionisasi yang lebih rendah daripada xenon. Zat ini juga dapat disimpan dalam bentuk padat dan diubah menjadi gas hanya dengan sedikit pemanasan.
Banyak ilmuwan telah memperhatikan potensi yodium dan mempelajari kepraktisannya di Bumi. Sayangnya, yodium sangat reaktif, menimbulkan ancaman bagi bagian logam dalam pendorong dan, bila disimpan sebagai padatan, cenderung pecah dengan dapat mengganggu alirannya roketnya.
BACA JUGA: Kapal Listrik Otonom Pengangkut Kargo Akan Berlayar di Norwegia
Xenon saat ini merupakan propelan yang dominan, sebagian karena energi ionisasinya yang rendah. Namun xenon terlalu mahal dan perlu disimpan dalam tangki bertekanan tinggi.
Yodium memiliki energi ionisasi yang lebih rendah daripada xenon. Zat ini juga dapat disimpan dalam bentuk padat dan diubah menjadi gas hanya dengan sedikit pemanasan.
Banyak ilmuwan telah memperhatikan potensi yodium dan mempelajari kepraktisannya di Bumi. Sayangnya, yodium sangat reaktif, menimbulkan ancaman bagi bagian logam dalam pendorong dan, bila disimpan sebagai padatan, cenderung pecah dengan dapat mengganggu alirannya roketnya.
BACA JUGA: Kapal Listrik Otonom Pengangkut Kargo Akan Berlayar di Norwegia
Lihat Juga :