Garam Asli Indonesia Akan Menjadi Bagian Terpenting di Industri Roket
Rabu, 20 Oktober 2021 - 15:03 WIB
Garam asli Indonesia ternyata bisa jadi bagian bahan bakar roket. FOTO/ DOK SINDOnews
JAKARTA - Mungkin bagi masyarakat Indonesia garam hanya sebatas bumbu dapur. Namun desain propelan yang berubah setelah diteliti para ahli garam asli Indonesia ternyata bisa jadi bagian bahan bakar roket.
Seperti dilansir dari Convertation, hasil penelitian para ahli menunjukkan bahwa garam asli Indonesia lokal bisa menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan ini. Garam lokal dapat diproses menjadi salah satu bahan baku propelan, amonium perklorat (AP), yang kandungannya mencapai 70-80% dari berat total propelan. BACA JUGA - Teken Kerjasama, KKP dan Kemendag Perketat Pengawasan Impor Ikan dan Garam
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) sendiri telah meluncurkan roket eksperimen bernama RX450-5 pada Desember 2020 lalu. Hal ini membuat Indonesia tercatat sebagai negara kedua di ASIA yang mampu mengembang roket sendiri setelah Jepang
Namun salah satu masalah yang krusial dalam pengembangan roket nasional adalah sulitnya memperoleh bahan baku untuk bahan bakar roket (propelan).
Potensi Indonesia sangat besar untuk dapat membuat bahan baku propelan sendiri dari garam. Indonesia memiliki luas wilayah hampir 5,5 juta km2 dan lebih dari 3,5 juta km2 atau 2/3 wilayahnya adalah lautan, sehingga sangat berpotensi sebagai penghasil garam.
Selain itu penggunaan garam teknis sebagai bahan baku dalam bahan bakar roket, juga diharapkan dapat memberdayakan para petani garam di Indonesia.
Seperti dilansir dari Convertation, hasil penelitian para ahli menunjukkan bahwa garam asli Indonesia lokal bisa menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan ini. Garam lokal dapat diproses menjadi salah satu bahan baku propelan, amonium perklorat (AP), yang kandungannya mencapai 70-80% dari berat total propelan. BACA JUGA - Teken Kerjasama, KKP dan Kemendag Perketat Pengawasan Impor Ikan dan Garam
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) sendiri telah meluncurkan roket eksperimen bernama RX450-5 pada Desember 2020 lalu. Hal ini membuat Indonesia tercatat sebagai negara kedua di ASIA yang mampu mengembang roket sendiri setelah Jepang
Namun salah satu masalah yang krusial dalam pengembangan roket nasional adalah sulitnya memperoleh bahan baku untuk bahan bakar roket (propelan).
Potensi Indonesia sangat besar untuk dapat membuat bahan baku propelan sendiri dari garam. Indonesia memiliki luas wilayah hampir 5,5 juta km2 dan lebih dari 3,5 juta km2 atau 2/3 wilayahnya adalah lautan, sehingga sangat berpotensi sebagai penghasil garam.
Selain itu penggunaan garam teknis sebagai bahan baku dalam bahan bakar roket, juga diharapkan dapat memberdayakan para petani garam di Indonesia.
Lihat Juga :