Aplikasi Rusia Menyusup di Smartphone, Samsung: Itu Kesalahan Teknis
Sabtu, 09 Oktober 2021 - 17:04 WIB
"Akhirnya seorang teknisi mengakses ponsel saya dari jarak jauh dan mengonfirmasi pembaruan, dan menyatakan bahwa dia belum pernah melihatnya sebelumnya dan merujuk saya ke solusi pelanggan." Setelah menghubungi kantor pusat, Edmans diberitahu kalau itu hanya kesalahan teknis.
BACA JUGA: Bidik Sosialita di Jakarta Selatan, MINI Buka Dealer di Senopati
Samsung mengatakan kepada BBC: "Kami dapat mengonfirmasi bahwa kata-kata dalam pesan itu salah dan dibagikan kepada sejumlah pelanggan Inggris yang terbatas karena kesalahan teknis."
Perusahaan kembali menegaskan, upgrade yang diterima pelanggan khusus untuk Inggris dan tidak ada aplikasi pihak ketiga dari Rusia yang diinstal pada perangkat, atau memiliki akses ke perangkat itu sendiri.
Kendati sudah dapat jawaban dari Samsung , Edmans mengaku belum puas. Karena hingga kini Samsung Fold 2 masih menyatakan ada pembaruan Federasi Rusia di dalamnya. "Saya menderita gangguan bipolar dan kecemasan dan kekhawatiran atas keamanan di ponsel saya," ujarnya.
BACA JUGA: Bidik Sosialita di Jakarta Selatan, MINI Buka Dealer di Senopati
Samsung mengatakan kepada BBC: "Kami dapat mengonfirmasi bahwa kata-kata dalam pesan itu salah dan dibagikan kepada sejumlah pelanggan Inggris yang terbatas karena kesalahan teknis."
Perusahaan kembali menegaskan, upgrade yang diterima pelanggan khusus untuk Inggris dan tidak ada aplikasi pihak ketiga dari Rusia yang diinstal pada perangkat, atau memiliki akses ke perangkat itu sendiri.
Kendati sudah dapat jawaban dari Samsung , Edmans mengaku belum puas. Karena hingga kini Samsung Fold 2 masih menyatakan ada pembaruan Federasi Rusia di dalamnya. "Saya menderita gangguan bipolar dan kecemasan dan kekhawatiran atas keamanan di ponsel saya," ujarnya.
(ysw)
Lihat Juga :