ESA Berhasil Foto Merkurius dari Jarak Dekat, Begini Penampakannya
Senin, 04 Oktober 2021 - 15:38 WIB
Badan Antariksa Eropa (ESA) merilis foto terdekat planet Merkurius yang dikirim penjelajah ruang angkasa BepiColombo. Foto/ESA
JAKARTA - Badan Antariksa Eropa (ESA) merilis foto terdekat planet Merkurius yang dikirim penjelajah ruang angkasa BepiColombo milik Eropa-Jepang. Foto ini dikirim BepiColombo setelah tiga tahun melakukan misi tak berawak ke Merkurius.
ESA menyatakan pesawat tersebut tiba di sisi malam planet Merkurius sehingga foto yang dihasilkan tidak maksimal. Namun foto ini termasuk luar biasa karena diambil dari ketinggian 199 kilometer dengan jarak terdekat dari Merkurius sekitar 1.000 kilometer.
BACA: Bangun Koloni di Mars, NASA Ciptakan Beton dari Darah Astronot
Foto yang ditampilkan Merkurius merupakan wilayah belahan utara, termasuk kawah besar dan wilayah yang dibanjiri oleh lava miliaran tahun yang lalu. "Sungguh luar biasa akhirnya melihat planet target kami," kata Elsa Montagnon, Manajer Operasi Pesawat Luar Angkasa untuk misi tersebut seperti dilansir Science Alert, Senin (4/10/2021).
Misi BepiColombo akan mempelajari semua aspek dari Merkurius mulai dari inti hingga proses permukaan, medan magnet, dan eksosfer. "Untuk lebih memahami asal usul dan evolusi sebuah planet yang dekat dengan bintang induknya," kata badan tersebut.
Merkurius merupakan satu-satunya planet berbatu yang mengorbit Matahari selain bumi yang memiliki medan magnet. Medan magnet dihasilkan oleh inti cair tetapi mengingat ukurannya, Merkurius seharusnya sudah menjadi dingin dan padat sekarang, seperti Mars.
ESA menyatakan pesawat tersebut tiba di sisi malam planet Merkurius sehingga foto yang dihasilkan tidak maksimal. Namun foto ini termasuk luar biasa karena diambil dari ketinggian 199 kilometer dengan jarak terdekat dari Merkurius sekitar 1.000 kilometer.
BACA: Bangun Koloni di Mars, NASA Ciptakan Beton dari Darah Astronot
Foto yang ditampilkan Merkurius merupakan wilayah belahan utara, termasuk kawah besar dan wilayah yang dibanjiri oleh lava miliaran tahun yang lalu. "Sungguh luar biasa akhirnya melihat planet target kami," kata Elsa Montagnon, Manajer Operasi Pesawat Luar Angkasa untuk misi tersebut seperti dilansir Science Alert, Senin (4/10/2021).
Misi BepiColombo akan mempelajari semua aspek dari Merkurius mulai dari inti hingga proses permukaan, medan magnet, dan eksosfer. "Untuk lebih memahami asal usul dan evolusi sebuah planet yang dekat dengan bintang induknya," kata badan tersebut.
Merkurius merupakan satu-satunya planet berbatu yang mengorbit Matahari selain bumi yang memiliki medan magnet. Medan magnet dihasilkan oleh inti cair tetapi mengingat ukurannya, Merkurius seharusnya sudah menjadi dingin dan padat sekarang, seperti Mars.
Lihat Juga :