5 Misteri Candi Borobudur yang Belum Terungkap hingga Kini
Minggu, 03 Oktober 2021 - 12:26 WIB
2. Mitos Kunto Bimo
Jika diperhatikan, di candi Borobudur terdapat beberapa stupa berlubang yang didalamnya terdapat arca Kunto Bimo dengan posisi Dharmachakra.
Menurut legenda, siapa pun yang dapat menyentuh patung dengan tangannya melalui lubang stupa, semua keinginannya akan terpenuhi.
Untuk pria, disarankan untuk menyentuh jari kelingking patung. Sedangkan untuk wanita dianjurkan untuk menyentuh jari kaki. Entah dari mana kepercayaan seperti itu dimulai, tetapi dalam beberapa kasus itu telah terjadi.
3. Relief Tersembunyi
Ada satu relief yang tersembunyi di kaki candi dan dikenal dengan nama Karmawibhangga. Relief ini menggambarkan adegan kriminal yang sensitif seperti pembunuhan, pemerkosaan, dan aktivitas kekerasan lainnya.
BACA JUGA: Mulai Hari Ini 18 TV Kabel Hentikan Layanan di Indonesia, Ini Daftarnya
Tidak ada yang tahu mengapa ada relief seperti itu yang tersembunyi di Candi Borobudur. Relief itu sendiri pertama kali ditemukan oleh J.W Yzerman pada tahun 1891.
4. Arsitektur Candi Borobudur
Jika diperhatikan, di candi Borobudur terdapat beberapa stupa berlubang yang didalamnya terdapat arca Kunto Bimo dengan posisi Dharmachakra.
Menurut legenda, siapa pun yang dapat menyentuh patung dengan tangannya melalui lubang stupa, semua keinginannya akan terpenuhi.
Untuk pria, disarankan untuk menyentuh jari kelingking patung. Sedangkan untuk wanita dianjurkan untuk menyentuh jari kaki. Entah dari mana kepercayaan seperti itu dimulai, tetapi dalam beberapa kasus itu telah terjadi.
3. Relief Tersembunyi
Ada satu relief yang tersembunyi di kaki candi dan dikenal dengan nama Karmawibhangga. Relief ini menggambarkan adegan kriminal yang sensitif seperti pembunuhan, pemerkosaan, dan aktivitas kekerasan lainnya.
BACA JUGA: Mulai Hari Ini 18 TV Kabel Hentikan Layanan di Indonesia, Ini Daftarnya
Tidak ada yang tahu mengapa ada relief seperti itu yang tersembunyi di Candi Borobudur. Relief itu sendiri pertama kali ditemukan oleh J.W Yzerman pada tahun 1891.
4. Arsitektur Candi Borobudur
Lihat Juga :