ZenPro, Platform Upskilling untuk Para Profesional
Kamis, 02 Desember 2021 - 12:14 WIB
Kehadiran platform upskilling (penajaman keterampilan) dan reskilling (penambahan keterampilan baru) seperti ZenPro diharapkan dapat mengisi kesenjangan antara keterampilan yang dimiliki pencari kerja dan yang dibutuhkan oleh perusahaan.
Apalagi, pandemi yang masih berlangsung membuat angka pengangguran meningkat, terutama di kelompok usia 20-29 tahun. Pada Februari 2021, Badan Pusat Statistik mencatat jumlah pengangguran terbuka di kelompok usia ini meningkat menjadi 17,66% dari 14,3% tahun sebelumnya.
Selain itu, platform ini juga dapat memberikan pondasi keterampilan bagi masyarakat Indonesia yang hendak merintis bisnisnya sendiri. Karena disrupsi usaha yang disebabkan oleh pandemi, banyak pekerja yang kemudian beralih peran dengan memulai bisnis sendiri. Di Tokopedia, misalnya, jumlah pedagang online meningkat drastis selama pandemi, di mana peningkatan terbesar berasal dari Bali (66,2%), Yogyakarta (42,2%), dan DKI Jakarta (28,3%). Oleh karena itu, mereka membutuhkan panduan dari kalangan profesional agar dapat meningkatkan performa bisnisnya.
Per November 2021, ZenPro telah menawarkan 48 kelas pelatihan dalam 12 kategori utama. Materi-materi pelatihan di ZenPro dibawakan oleh master tutor Zenius, serta para praktisi dan ahli di kompetensinya masing-masing. Kelas pelatihan tersebut terbagi dalam beberapa bidang, yaitu: Bisnis, Keuangan, Bahasa Inggris, Analitik, Wirausaha, Pemasaran Digital, Teknologi, Pembuatan Konten, Pengembangan Diri, Kemampuan Komunikasi, Kemampuan Manajemen, dan Layanan Pelanggan.
Untuk memberikan dampak langsung terhadap para penggunanya, Zenius melalui ZenPro bekerja sama dengan perusahaan ecommerce enabler SIRCLO untuk mengadakan program Merdeka Jualan Online (MaJOe), pelatihan pengembangan bisnis bagi para pelaku UMKM. SIRCLO akan menyediakan solusi teknologi dan modul jualan online untuk UMKM, dan ZenPro akan menjadi salah satu platform fasilitator untuk mengadakan kelas, modul, latihan, serta kuis.
Apalagi, pandemi yang masih berlangsung membuat angka pengangguran meningkat, terutama di kelompok usia 20-29 tahun. Pada Februari 2021, Badan Pusat Statistik mencatat jumlah pengangguran terbuka di kelompok usia ini meningkat menjadi 17,66% dari 14,3% tahun sebelumnya.
Selain itu, platform ini juga dapat memberikan pondasi keterampilan bagi masyarakat Indonesia yang hendak merintis bisnisnya sendiri. Karena disrupsi usaha yang disebabkan oleh pandemi, banyak pekerja yang kemudian beralih peran dengan memulai bisnis sendiri. Di Tokopedia, misalnya, jumlah pedagang online meningkat drastis selama pandemi, di mana peningkatan terbesar berasal dari Bali (66,2%), Yogyakarta (42,2%), dan DKI Jakarta (28,3%). Oleh karena itu, mereka membutuhkan panduan dari kalangan profesional agar dapat meningkatkan performa bisnisnya.
Per November 2021, ZenPro telah menawarkan 48 kelas pelatihan dalam 12 kategori utama. Materi-materi pelatihan di ZenPro dibawakan oleh master tutor Zenius, serta para praktisi dan ahli di kompetensinya masing-masing. Kelas pelatihan tersebut terbagi dalam beberapa bidang, yaitu: Bisnis, Keuangan, Bahasa Inggris, Analitik, Wirausaha, Pemasaran Digital, Teknologi, Pembuatan Konten, Pengembangan Diri, Kemampuan Komunikasi, Kemampuan Manajemen, dan Layanan Pelanggan.
Untuk memberikan dampak langsung terhadap para penggunanya, Zenius melalui ZenPro bekerja sama dengan perusahaan ecommerce enabler SIRCLO untuk mengadakan program Merdeka Jualan Online (MaJOe), pelatihan pengembangan bisnis bagi para pelaku UMKM. SIRCLO akan menyediakan solusi teknologi dan modul jualan online untuk UMKM, dan ZenPro akan menjadi salah satu platform fasilitator untuk mengadakan kelas, modul, latihan, serta kuis.
Lihat Juga :