Mengenal Mahluk Terkuat Bumi yang Mampu Hidup di Luar Angkasa
Rabu, 15 September 2021 - 10:27 WIB
Dikutip dari LiveScience, Tardigrades dapat bertahan hidup di berbagai lingkungan, di ketinggian lebih dari 6.000 meter di pegunungan Himalaya hingga kedalaman laut lebih dari 4.700 meter di bawah permukaan laut, menurut Web Keanekaragaman Hewan Universitas Michigan (ADW).
Para peneliti telah menemukan bahwa Tardigrades dalam keadaan hibernasi dapat menahan suhu minus 200 derajat Celcius dan panas lebih dari 148,9 C. Mereka juga dapat bertahan dari paparan radiasi, cairan mendidih, dan tekanan hingga enam kali lipat dari bagian terdalam lautan, menurut Pusat Sumber Daya Pendidikan Sains di Carleton College di Minnesota.
BACA JUGA: Temperatur Mobil Naik Tiba-tiba, Perhatikan 6 Penyebabnya
Sebuah studi tahun 2008 yang diterbitkan dalam jurnal Current Biology mengungkapkan bahwa beberapa spesies Tardigrades dapat bertahan dalam perjalanan 10 hari ke orbit rendah Bumi , dan kembali ke Bumi tanpa terluka oleh radiasi ultraviolet matahari dan ruang hampa udara.
Tardigrades diketahui memiliki strategi yang tidak biasa untuk bertahan hidup dalam kondisi yang keras. Mereka melakukan hibernasi yang disebut kriptobiosis, mengeluarkan lebih dari 95% air dari tubuh mereka, menarik kembali kepala dan kaki mereka dan meringkuk menjadi tun dehidrasi.
Para peneliti telah menemukan bahwa Tardigrades dalam keadaan hibernasi dapat menahan suhu minus 200 derajat Celcius dan panas lebih dari 148,9 C. Mereka juga dapat bertahan dari paparan radiasi, cairan mendidih, dan tekanan hingga enam kali lipat dari bagian terdalam lautan, menurut Pusat Sumber Daya Pendidikan Sains di Carleton College di Minnesota.
BACA JUGA: Temperatur Mobil Naik Tiba-tiba, Perhatikan 6 Penyebabnya
Sebuah studi tahun 2008 yang diterbitkan dalam jurnal Current Biology mengungkapkan bahwa beberapa spesies Tardigrades dapat bertahan dalam perjalanan 10 hari ke orbit rendah Bumi , dan kembali ke Bumi tanpa terluka oleh radiasi ultraviolet matahari dan ruang hampa udara.
Tardigrades diketahui memiliki strategi yang tidak biasa untuk bertahan hidup dalam kondisi yang keras. Mereka melakukan hibernasi yang disebut kriptobiosis, mengeluarkan lebih dari 95% air dari tubuh mereka, menarik kembali kepala dan kaki mereka dan meringkuk menjadi tun dehidrasi.
Lihat Juga :