Sistem Data Internal PBB Dibajak Hacker dari Rusia?

Minggu, 12 September 2021 - 00:02 WIB
"Para peretas melakukan penyusupan dengan tujuan mengorbankan sejumlah besar pengguna di jaringan informasi PBB untuk pengumpulan data intelijen jangka panjang," katanya.

Perusahaan keamanan siber itu mengeluarkan peringatan kepada PBB tentang aktivitas penyusupan data pada Juli lalu, setelah melakukan pemantauan terhadap situs teduh tersebut.

PBB menanggapi para peretas hanya mengambil tangkapan layar.

Namun, setelah perusahaan mengungkapkan tentang data yang dicuri, PBB tidak memberikan umpan balik dan berhenti menghubungi mereka.

Juru bicara PBB Farhan Haq mengatakan pihaknya mengetahui masalah ini dan mendeteksi lebih banyak peretasan sebelum perusahaan Keamanan memberi tahu tentang hal itu.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!