Video Pria Kulit Hitam Dilabeli Primata, Facebook Perbaiki Teknologi Al

Selasa, 07 September 2021 - 21:14 WIB
“Kami meminta maaf kepada siapa pun yang mungkin telah melihat rekomendasi ofensif ini.” sambungnya.

Ini menjadi contoh lain dalam sejarah rasisme di teknologi AI.

Salah satu kasus lainnya datang dari Twitter. Tepatnya pada tahun lalu ketika terungkap bahwa algoritma pemotongan gambar mereka lebih memilih orang kulit putih daripada orang kulit berwarna.

Ada juga kasus AI pendeteksi ujaran kebencian Google yang akhirnya sangat bias terhadap orang kulit hitam. Juga, pada tahun 2015, Google mendapat kecaman ketika aplikasi Photos mereka melabeli orang kulit hitam sebagai "gorila,".

Seiring berkembangnya teknologi di balik pembelajaran mesin dan AI , semakin jelas bahwa perubahan perlu dilakukan untuk mengatasi ketidaksetaraan dalam teknologi secara keseluruhan. Agar tercipta produl yang inklusif dan adli bagi seluruh pengguna.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!