Waduh, Lebih Dari 1 Juta Data Pengguna Aplikasi e-HAC Kemenkes Diduga Bocor!

Selasa, 31 Agustus 2021 - 11:27 WIB
Selain aplikasi PeduliLindungi, pemerintah meluncurkan e-HAC yang merupakan Kartu Kewaspadaan Kesehatan versi modern dan menjadi salah satu persyaratan wajib bagi masyarakat ketika bepergian di dalam maupun luar negeri. Foto: ist
JAKARTA - Kasus kebocoran data kembali terjadi di Indonesia. Bahkan kali ini nampaknya cukup serius mengingat kejadian berbahaya di dunia digital tersebut terjadi di platform terkait penanganan Covid-19 milik pemerintah yakni aplikasi Electronic Health Alert (e-HAC) buatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

Sebagai informasi, selain aplikasi PeduliLindungi, pemerintah meluncurkan e-HAC yang merupakan Kartu Kewaspadaan Kesehatan versi modern dan menjadi salah satu persyaratan wajib bagi masyarakat ketika bepergian di dalam maupun luar negeri.



BACA JUGA: Kemenkes Tegaskan Vaksin Nusantara Tak Bisa Diperjualbelikan

Lalu pada bulan Juli lalu, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menambahkan fitur baru di aplikasi PeduliLindungi untuk memudahkan akses ke aplikasi e-HAC. Integrasi itu bertujuan untuk memudahkan petugas bandara melakukan validasi sebelum penumpang check-in.

Adapun temuan mengejutkan tersebut diungkap oleh peneliti keamanan siber dari VPNMentor, sebuah situs web terbesar di dunia yang khusus mengulas penggunaan VPN dan keamanan dari suatu platform digital.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!