Para Raksasa Medsos Kompak Larang Konten Taliban Muncul di Platformnya
Sabtu, 28 Agustus 2021 - 18:01 WIB
Sedangkan YouTube telah memberikan pernyataan bahwa akan menutup akun yang dijalankan oleh Taliban Afghanistan. Pernyataan itu sebagai bentuk klarifikasi, karena sebelumnya menyarankan kelompok itu tidak dilarang dari platform video.
BACA JUGA: Armada Transportasi Online China Batal Mengaspal di Inggris
YouTube juga menuturkan bahwa perusahaan mematuhi semua sanksi yang berlaku dan undang-undang kepatuhan perdagangan, termasuk sanksi AS yang relevan.
"Dengan demikian, jika kami menemukan akun yang diyakini dimiliki dan dioperasikan oleh Taliban Afghanistan, kami menghentikannya. Selanjutnya, kebijakan kami melarang konten yang menghasut kekerasan," kata YouTube.
BACA JUGA: Armada Transportasi Online China Batal Mengaspal di Inggris
YouTube juga menuturkan bahwa perusahaan mematuhi semua sanksi yang berlaku dan undang-undang kepatuhan perdagangan, termasuk sanksi AS yang relevan.
"Dengan demikian, jika kami menemukan akun yang diyakini dimiliki dan dioperasikan oleh Taliban Afghanistan, kami menghentikannya. Selanjutnya, kebijakan kami melarang konten yang menghasut kekerasan," kata YouTube.
(ysw)
Lihat Juga :