Penemu Vaksin Pertama di Dunia, Semua Berawal Nanah Cacar Sapi

Senin, 16 Agustus 2021 - 20:09 WIB
Ternyata mereka yang pernah terinfeksi dengan cacar sapi menjadi kebal terhadap infeksi variola yang mana pada saat itu terjadi wabah variola di desa tersebut. Dengan pengalaman tersebut, dr. Jenner memulai penelitian klinis yang pertama di dunia. Penelitian itu menghasilkan alternatif terhadap variolasi yang sudah dilakukan di Asia pada tahun 1600an dan di Eropa serta Amerika pada awal tahun 1700an.

Istilah vaksin baru dikenal pada tahun 1796 ketika vaksin cacar pertama berhasil diketemukan. Sebelum itu, usaha untuk mencegah terjadinya infeksi oleh sebuah penyakit telah dilakukan sejak jaman Yunani kuno, 429 SM. Pada saat itu, seorang ahli sejarah Yunani menemukan bahwa orang-orang yang berhasil sembuh dari cacar tidak pernah terinfeksi cacar untuk yang keduakalinya.

Jauh sebelum Penemu Vaksin Edward Jenner, Pada tahun 900, orang-orang Cheina menemukan bentuk kuno dari vaksinasi, yaitu variolasi. Variolasi adalah proses memindahkan virus cacar dari lesi penderita cacar ke orang-orang yang sehat, dengan tujuan untuk mencegah infeksi cacar. Variolasi mulai menyebar ke tanah Eropa pada abad ke-18 ketika terjadi wabah cacar. Dengan variolasi, tingkat kematian akibat cacar dapat dikurangi pada saat itu.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!