Penemu Vaksin Pertama di Dunia, Semua Berawal Nanah Cacar Sapi
Senin, 16 Agustus 2021 - 20:09 WIB
Penemu vaksin pertama di dunia Edward Jenner. FOTO/ IST
LONDON - Penemu vaksin pertama di dunia Edward Jenner membuat vaksin untuk variola atau cacar yang dibuat untuk mencegah penyakit variola yang sangat mematikan. Vaksin tersebut dibuat oleh seorang dokter bernama Edward Jenner di Berkeley suatu daerah pedesaan di Inggris pada tahun 1796.
Seperti dilansir dari berbagai sumber, dengan mengambil nanah lesi cacar sapi dari tangan seorang pemerah susu, Penemu Vaksin dr. Jenner menularkan seorang anak berusia 8 tahun, James Phipps, dengan virus cacar sapi. Enam minggu kemudian dr. Jenner melakukan variolasi (proses memindahkan pus dari lesi aktif seseorang yang menderita variola, ke lengan orang lain yang sehat dengan menggunakan sebuah jarum) terhadap 2 titik di lengan Phipps dengan virus variola. BACA JUGA - Gadis Ini Ngaku Tubuhnya seperti Magnet Usai Disuntik Vaksin Pfizer
Hasilnya, ternyata anak laki-laki tersebut tidak terinfeksi variola dan tetap sehat meskipun prosedur variolasi diulang untuk keduakalinya.
Hal yang menarik adalah bagaimana seorang dokter yang tinggal di pedesaan dapat menemukan konsep mengenai vaksin di tengah keterbatasan fasilitas? Pada awalnya Penemu Vaksin dr. Jenner memperhatikan penduduk lokal yang mayoritas bermatapencaharian sebagai peternak. Mereka yang memerah susu sapi sering kali terinfeksi oleh cacar sapi (cow pox) yang menyebabkan muncul lesi pustul pada tangan dan lengan.
Seperti dilansir dari berbagai sumber, dengan mengambil nanah lesi cacar sapi dari tangan seorang pemerah susu, Penemu Vaksin dr. Jenner menularkan seorang anak berusia 8 tahun, James Phipps, dengan virus cacar sapi. Enam minggu kemudian dr. Jenner melakukan variolasi (proses memindahkan pus dari lesi aktif seseorang yang menderita variola, ke lengan orang lain yang sehat dengan menggunakan sebuah jarum) terhadap 2 titik di lengan Phipps dengan virus variola. BACA JUGA - Gadis Ini Ngaku Tubuhnya seperti Magnet Usai Disuntik Vaksin Pfizer
Hasilnya, ternyata anak laki-laki tersebut tidak terinfeksi variola dan tetap sehat meskipun prosedur variolasi diulang untuk keduakalinya.
Hal yang menarik adalah bagaimana seorang dokter yang tinggal di pedesaan dapat menemukan konsep mengenai vaksin di tengah keterbatasan fasilitas? Pada awalnya Penemu Vaksin dr. Jenner memperhatikan penduduk lokal yang mayoritas bermatapencaharian sebagai peternak. Mereka yang memerah susu sapi sering kali terinfeksi oleh cacar sapi (cow pox) yang menyebabkan muncul lesi pustul pada tangan dan lengan.
Lihat Juga :