5 Fenomena Astronomi yang Terjadi di Pekan Pertama Agustus 2021
Selasa, 03 Agustus 2021 - 12:09 WIB
Sehingga Merkurius akan tampak berukuran lebih kecil dan cukup sulit diamati. Jarak Merkurius ke Bumi mencapai 1,342 sa atau 200,8 juta kilometer dengan magnitudo tampak -2,0 dan diameter sudut 1/12 menit busur.
2. Oposisi Saturnus
Oposisi pada Saturnus sama dengan fase oposisi Bulan atau purnama, Sehingga Saturnus dapat terlihat paling terang jika diamati dari Bumi. Puncak oposisi Saturnus terjadi pada 2 Agustus pukul 13.23 WIB dengan magnitudo tampak sebesar -0,2.
Sayangnya, Saturnus masih di bawah ufuk saat oposisi jika diamati dari Indoensia, sehingga baru dapat diamati dari arah Timur-Timur Tenggara hingga Barat-Barat Daya sejak setelah Matahari terbenam hingga sebelum Matahari terbit.
3.Apoge Bulan
Perige Bulan terjadi setiap rata-rata 27,32 hari dengan interval dua apoge Bulan yang berderakat bervariasi antara 26,98-27,90 hari.
BACA JUGA: Pengadilan Putuskan Facebook Tak Boleh Blokir Postingan Ujaran Kebencian
2. Oposisi Saturnus
Oposisi pada Saturnus sama dengan fase oposisi Bulan atau purnama, Sehingga Saturnus dapat terlihat paling terang jika diamati dari Bumi. Puncak oposisi Saturnus terjadi pada 2 Agustus pukul 13.23 WIB dengan magnitudo tampak sebesar -0,2.
Sayangnya, Saturnus masih di bawah ufuk saat oposisi jika diamati dari Indoensia, sehingga baru dapat diamati dari arah Timur-Timur Tenggara hingga Barat-Barat Daya sejak setelah Matahari terbenam hingga sebelum Matahari terbit.
3.Apoge Bulan
Perige Bulan terjadi setiap rata-rata 27,32 hari dengan interval dua apoge Bulan yang berderakat bervariasi antara 26,98-27,90 hari.
BACA JUGA: Pengadilan Putuskan Facebook Tak Boleh Blokir Postingan Ujaran Kebencian
Lihat Juga :