Jangan Salah Pilih Air Purifier Pencegah COVID-19

Senin, 14 Juni 2021 - 23:45 WIB
Setelah itu, udara harus melewati penyaringan yang menggunakan karbon aktif yang berguna untuk menetralisir gas, asap, bau, dan senyawa kimiawi yang berbahaya. Untuk memaksimalkan level penyaringan, unit air purifier harusnya mempunyai filter HEPA yang berfungsi untuk menyaring partikel udara sampai dengan ukuran 0,3 mikron (virus Covid-19 berukuran 0,1 mikron).

Banyak produk di pasaran mempunyai sistem penyaringan, termasuk HEPA filter di dalamnya. Namun air purifier dengan medical grade dan ditujukan untuk penggunaan diarea beresiko tinggi tidak berhenti di level penyaringan. Setelah melewati sistem penyaringan, udara dapat dialirkan ke dalam reaktor dengan lapisan titanium dioksida (TiO2) dan lampu UV.

Lapisan TiO2 akan bereaksi dengan sinar UV dan membentuk radikal hidroksil yang akan mengurai komponen organik dan bioaerosol. Setelahnya, patogen diubah menjadi air dan CO2 yang tidak berbahaya. Dengan memadukan sistem filtrasi dan penguraian mikro organisme tersebut akan sangat efektif dan mengurangi 99,9999% virus di udara.

Perangkat dengan Inovasi Terbaru

Baru-baru ini Rentokil Initial Indonesia melalui brand Calmic menjawab tantangan bisnis air purifier. Pabrikan mencoba peruntungan dengan menghadirkan inovasi terbaru berlabel VIRUSKILLERTM yang diklaim teruji klinis mengurangi 99,9999% virus dalam satu kali aliran udara.

Kemampuannya dimungkinkan dengan perpaduan sistem filtrasi dan inovasi terkini reaktor chamber. Di dalamnya juga memiliki lapisan titanium dioksida (TiO2) dan lampu ultraviolet-C (UV-C).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!