Pakar: 90% Masalah Keamanan Cyber Karena Faktor Manusia
Minggu, 13 Juni 2021 - 22:05 WIB
Xendit sendiri merupakan penyedia layanan payment gateway di Indonesia, Filipina, serta Asia Tenggara. Mereka memproses jutaan transaksi setiap bulan, sehingga menaruh perhatian besar pada sisi keamanan.
Menurut Theo, untuk bisa men-tackle sisi manusia yang berperan penting dalam faktor keamanan, memang sangat sulit.
”Latihan keamanan tidak dianggap penting bagi karyawan perusahaan karena dianggap membosankan,” ujar Theo. ”Keamanan sendiri bukan hal mudah dicerna, karena itu penting membuat kemananan lebih mudah dicerna bagi konsumen,” bebernya.
Di Xendit, mereka memiliki program/solusi yang disebut Xendit School of Security.
”Kami menggunakan sistem gamifikasi dalam melakukan pelatihan keamanan kepada karyawan. Misalnya melakukan simulasi phising. Nah, pemenangnya mendapat hadiah menarik seperti voucher. Cara ini kami anggap efektif untuk meningkatkan kesadaran terhadap keamanan siber,” beber Theo.
Menurut Theo, untuk bisa men-tackle sisi manusia yang berperan penting dalam faktor keamanan, memang sangat sulit.
”Latihan keamanan tidak dianggap penting bagi karyawan perusahaan karena dianggap membosankan,” ujar Theo. ”Keamanan sendiri bukan hal mudah dicerna, karena itu penting membuat kemananan lebih mudah dicerna bagi konsumen,” bebernya.
Di Xendit, mereka memiliki program/solusi yang disebut Xendit School of Security.
”Kami menggunakan sistem gamifikasi dalam melakukan pelatihan keamanan kepada karyawan. Misalnya melakukan simulasi phising. Nah, pemenangnya mendapat hadiah menarik seperti voucher. Cara ini kami anggap efektif untuk meningkatkan kesadaran terhadap keamanan siber,” beber Theo.
Lihat Juga :