Ini Jenis Informasi Pribadi yang Jangan Sampai Terunggah ke Medsos
Selasa, 04 Mei 2021 - 18:00 WIB
Sementara sebagian besar (71%) responden di Asia Tenggara menggunakan kata sandi untuk melindungi laptop atau ponsel mereka, hanya 5 dari 10 (54%) yang memeriksa dan mengubah pengaturan privasi perangkat, aplikasi, atau layanan yang digunakan dan hanya 4 dari 10 ( 47%) menghindari penggunaan perangkat lunak dan aplikasi ilegal atau bajakan.
Baca juga : Volkswagen Tak Lagi Minat Saingan dengan Toyota Jadi Perusahaan Otomotif Terlaris
Survei yang sama, yang dilakukan pada November 2020 lalu, juga mengungkap bahwa hanya setengah (53%) responden dari wilayah tersebut telah memasang perangkat lunak keamanan internet di perangkat mereka.
Sebagai wilayah dengan pertumbuhan tercepat di Asia Pasifik dalam hal adopsi internet, Kaspersky melihat bahwa ini menjadi awal dari perjalanan digital Asia Tenggara.
"Dapat dimaklumi bahwa beberapa orang mungkin masih merasa takut dan tidak yakin ketika mereka menggunakan layanan seperti pembayaran digital karena relatif baru, dan ya, tentu segala jenis perubahan ada risikonya. Inilah mengapa sangat penting untuk mewujudkan kesadaran dalam bentuk tindakan,” pungkasnya.
Baca juga : Volkswagen Tak Lagi Minat Saingan dengan Toyota Jadi Perusahaan Otomotif Terlaris
Survei yang sama, yang dilakukan pada November 2020 lalu, juga mengungkap bahwa hanya setengah (53%) responden dari wilayah tersebut telah memasang perangkat lunak keamanan internet di perangkat mereka.
Sebagai wilayah dengan pertumbuhan tercepat di Asia Pasifik dalam hal adopsi internet, Kaspersky melihat bahwa ini menjadi awal dari perjalanan digital Asia Tenggara.
"Dapat dimaklumi bahwa beberapa orang mungkin masih merasa takut dan tidak yakin ketika mereka menggunakan layanan seperti pembayaran digital karena relatif baru, dan ya, tentu segala jenis perubahan ada risikonya. Inilah mengapa sangat penting untuk mewujudkan kesadaran dalam bentuk tindakan,” pungkasnya.
(wsb)
Lihat Juga :