Ada Larangan Mudik, Smartfren Fokus Perkuat Jaringan di Jabodetabek
Selasa, 13 April 2021 - 20:35 WIB
Jika tahun lalu ada PSBB, tahun ini pergerakan warga masih dibatasi PPKM. Foto: dok Smartfren
JAKARTA - Menyambut datangnya Ramadan, PT Smartfren Telecom Tbk (Smartfren) sudah mengantisipasi kenaikan trafik data selama Ramadan dan saat Hari Raya Idul Fitri pada Mei mendatang.
Penguatan trafik dilakukan berfokus pada kawasan perumahan dan optimasi jaringan di seluruh wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi (Jabotabek). VP Network Operation Smartfren Agus Rohmat mengatakan, secara Year on Year dari Maret 2020 ke April 2021 di Jabotabek, kenaikan trafik data bertumbuh sebesar 24,5%.
BACA JUGA: Ramadan, Piaggio dan Vespa Jor-Joran Beri Diskon Hingga Rp9 Juta, Ini Rinciannya
Tahun ini, menurut Agus, kemungkinan besar bisa lebih tinggi karena masih berlanjutnya pandemi. ”Pergerakan warga masih dibatasi adanya PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat). Sementara pada tahun sebelumnya, pergerakan warga dibatasi PSBB. Jadi dengan larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah beberapa waktu lalu, distribusi trafik tidak akan jauh berbeda dengan tahun sebelumnya,” ujarnya.
Penguatan trafik dilakukan berfokus pada kawasan perumahan dan optimasi jaringan di seluruh wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi (Jabotabek). VP Network Operation Smartfren Agus Rohmat mengatakan, secara Year on Year dari Maret 2020 ke April 2021 di Jabotabek, kenaikan trafik data bertumbuh sebesar 24,5%.
BACA JUGA: Ramadan, Piaggio dan Vespa Jor-Joran Beri Diskon Hingga Rp9 Juta, Ini Rinciannya
Tahun ini, menurut Agus, kemungkinan besar bisa lebih tinggi karena masih berlanjutnya pandemi. ”Pergerakan warga masih dibatasi adanya PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat). Sementara pada tahun sebelumnya, pergerakan warga dibatasi PSBB. Jadi dengan larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah beberapa waktu lalu, distribusi trafik tidak akan jauh berbeda dengan tahun sebelumnya,” ujarnya.
Lihat Juga :